MEDANHEADLINES, Medan – Puluhan mahasiswa dari Front Mahasiswa Nasional (FMN) Cabang Medan melakukan aksi semen kaki sebagai aksi solidaritas terhadap petani kendeng.
Dalam Aksi yang digelar di Bundaran gatot subroto ini, Mahasiswa juga menuntut agar pemerintah segera mencabut izin pembangunan pabrik PT Semen Indonesia di Kendeng, Jawa Tengah.
Aksi cor kaki didalam kotak adalah simbol perlawanan terhadap pembangunan pabrik. Selain itu, mereka juga turut menyampaikan rasa duka mendalam atas meninggalnya Patmi, salah satu petani yang meninggal saat menjalani aksi cor kaki di depan istana.
“Pembangunan pabrik semen di Kendeng akan memicu kerusakan ekologi yang berujung pada kehancuran sumber mata air yang dibutuhkan petani,” teriak Janter Purba, salah satu massa aksi.
Mahasiswa merasa prihatin, lantaran hingga saat ini tuntutan petani Kendeng tak juga dituruti pemerintah. Mereka harus berjuang agar pemerintah mencabut ijin lingkungan dan pertambangan pabrik semen tersebut.
“Presiden Jokowi dan Gubernur Ganjar Pranowo sudah menunjukkan watak anti rakyat dengan tidak beritikad baik menghentikan pembangunan pabrik tersebut,” ujarnya.
Secara hukum menurut mereka, MA sudah mengeluarkan putusan PK Nomor 99/PK/TUN/2016 tertanggal 5 Oktober 2016 yang isinya mengabulkan gugatan petani serta mencabut izin lingkungan dan pertambangam yang dikeluarkan Gubernur Jateng lewat SK 660/17/2012.
Atas dasar itu, mereka meminta agar pemerintah segera menghentikan pembangunan pabrik semen tersebut dan menjalankan putusan MA tersebut.(pra)











