MEDANHEADLINES, Medan – Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin menegur keras dua camat yang wilayahnya memiliki drainase buruk akibat pembetonan dan parit yang tersumbat Sampah
“Mengapa dibiarkan pemilik bangunan melakukan pembetonan permukaan parit seperti? Jika camat dan lurah peduli dan melakukan pengawasan, pasti pembetonan permukaan parit ini tidak akan terjadi. Itu sebabnya kawasan ini sering digenangi air setiap kali intensitas curah hujan tinggi,” tegur walikota kepada Parulian Pasaribu,Camat medan Timur.
“Jika pemilik bangunan tidak melakukannya, segera laporkan. Kita akan perintahkan Dinas PU membongkarnya untuk pembuatan lubang control!” tegasnya saat melakukan peninjauan di jalan Gaharu kelurahan durian kecamatan medan Timur.
Setelah melakukan peninjauan di medan Timur,walikota juga melanjutkan peninjauan ke wilayah Medan Area, tepatnya di Jalan Bakaran Batu, Kelurahan Pandau Hulu II,dalam peninjauannya ini Eldin menemukan parit yang tersumbat karena mengalami sendimentasi dan sampah.dan menegur Camat Medan Area dan lurah yang bersangkutan.
“Jadi camat dan lurah harus peka terhadap kondisi yang terjadi wilayah tugasnya,” ujarnya.
“Mulai hari ini saya minta kepada camat agar memerintahkan kepada seluruh lurahnya supaya membuat laporan setiap hari. Artinya, lurah harus melaporkan kepada camat apa yang terjadi di wilayahnya, termasuk permasalahan maupun kendala apa yang dihadapi. Dengan demikian camat mengetahuinya sehingga berkoordinasi dengan SKPD terkait untuk mengatasinya,” tegasnya.
Selain camat dan jajarannya, saat peninjauan,Orang nomor satu kota Medan itu juga menegur beberapa pemilik bengkel yang membeton ssaluran Drainase dan membuang sampah bekas oli ke parit.












