MEDANHEADLINES,Medan – Peredaran 48 Kilogram Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi berhasil diungkap Tim dari Mabes Polri. Satu dari tujuh Tersangkanya Terpakasa meregang nyawa akibat timah panas yang bersarang ditubuhnya usai mencoba Melarikan Diri dari sergapan petugas.
” Yang berhasil kita tangkap itu ada 7 tersangka, 1 orang di antaranya meninggal dunia. Total barang bukti yang kita sita, 48 Kg dan 7 ribu ekstasi,” ujar Brigjen Pol Eko Daniyanto, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri, di RS Bhayangkara Medan, Senin (6/3/2017).
Eko menjelaskan, Keempat orang yang ditangkap di Sumut dan Aceh yaitu Amsari alias Sari (32), Edi Saputra alias Alfarissi alias Datok alias Iyong (38), Zainuddin (45) dan Abdul Rahman alias Naga (49).
Yang tewas ditembak saat hendak melawan petugas saat ditangkap.sementara 3 orang lainnya ditangkap terlebih dahulu di Bali dan Jakarta.
“Yang meninggal, merupakan pelaku yang hampir menabrak anggota kami pada pengungkapan di Binjai Super Mall beberapa waktu lalu,”sebutnya
Eko melanjutkan, Sindikat ini diketahui menerima narkotika dari Malaysia melalui Sungai Iyu dekat perkebunan sawit, sekitar kawasan Cintaraja, Bendahara, Aceh Tamiang. Barang haram itu kemudian ditanam di tempat pembuatan arang, tak jauh dari Sungai Iyu. Selanjutnya, narkotika itu diantar ke Medan.
Tim yang membuntuti kemudian melakukan penangkapan terhadap Amsari alias Sari di depan Gereja GBKP Bena Meriah, Jalan Flamboyan Raya, Tanjung Selamat, Medan, Jumat (3/3/2017).
Tim yang melakukan pengembangan kemudian diHari yang sama juga menangkap Edi Saputra alias Alfarissi di Kampung Nenas, Pasar Gambir Tebing Tinggi.
“ Selanjutnya, tim menangkap Zainuddin di Dusun Margo Utomo, Cinta Raja, Bendahara, Aceh Tamiang pada Sabtu (4/3/2017),” terangnya.
Dari Pengembangan selanjutnya, petugas kemudian menyergap Abdurrahman alias Naga di Jalan Sungai Iyu, Bendahara, Aceh Tamiang, Sabtu (4/3/2017).
“ Namun saat dibawa untuk menunjukkan gudang penyimpanan narkotika lainnya di Jalan Medan-Aceh Km 12,5. Tersangka mencoba untuk melarikan diri sehingga ditembak mati,” paparnya.(pra)












