Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmad
MEDANHEADLINES.COM, Medan – Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan intensif terkait kasus dugaan perampokan dan pembunuhan terhadap seorang nenek (70) bernama Rajeng yang ditemukan tewas di rumahnya yang berlokasi di Jalan Abdul Hakim Gang Setia, Kelurahan Tanjung Sari, Medan Selayang, pada Selasa (1/1/2019) lalu
Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi menyebutkan hingga saat pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut
“Sudah tiga saksi yang kita periksa dan saat ini anggota di lapangan masih melakukan penyelidikan,” kata Yasir, Kamis (3/1/2019).
Terkait Motif pembunuhan, Yasir mengakui pihaknya belum mengetahui pasti motif dari dilakukannya pembunuhan tersebut.
“Motifnya juga belum kita ketahui karena tim kita masih dilapangan melakukan penyelidikan,”imbuhnya lagi.
Yasir juga menerangkan saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari autopsi, untuk mengungkap penyebab kematian korban tersebut.
” Kalau barang korban yang hilang juga belum dapat dipastikan, karena korban tinggal sendiri,” ujarnya.
Diketahui, korban Rajeng ,70, ditemukan tewas di dalam rumahnya dalam tangan terikat tali tas dan kaki dalam keadaan terikat seprai.
Jasad korban diketahui pertama kali oleh salah seorang warga bernama Tuma Dewi yang hendak berkunjung ke rumah korban.
Saat itu, dia dan suaminya Saundrajin melihat posisi pintu rumah korban dalam keadaan terbuka separuh. Selain itu, rumah tersebut juga dalam kondisi mati lampu.
Kemudian saksi menyuruh suaminya untuk menghidupkan lampu sepeda motor untuk menerangi rumah korban.
Saksi kemudian meminjam lilin ke salah seorang warga dan selanjutnya dengan menggunakan lilin, saksi masuk ke rumah korban.
Setelah masuk ke rumah tersebut, saksi kemudian masuk ke kamar korban dan melihat korban dalam keadaan Sudah tidak bernyawa. (red)












