MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pernyataan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara bahwa belum ada satupun hotel di daerahnya belum memiliki sertifikat halal mendapat bantahan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut, Denny Wardhana menegaskan bahkan hotel yang dia pimpin, yakni Garuda Plaza, sudah mengantonginya.
“Hotel kami sudah memiliki sertifikat halal,” ujar Denny, Jumat (30/11).
Sebelumnya, Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI Sumut, Basyaruddin mengatakan, bukan saja hotel pada umumnya, hotel bernuansa Islam di provinsinya pun malah belum ada yang memiliki sertikat halal.
Badan Pusat Statistik mencatat jumlah hotel berbintang dan melati di Sumut pada 2013 sebanyak 789 dan pada 2014 meningkat menjadi 823. Pada 2015, jumlah hotel di Sumut bertambah menjadi 848 dan di 2016 mengalami penurunan menjadi sebanyak 780.
Namun Denny tidak setuju bila dikatakan bahwa data dari MUI Sumut tersebut perlu dikoreksi. Dia menilai MUI Sumut hanya perlu meng-update datanya.
Selain itu, diakuinya juga bahwa sertifikat halal milik hotel Garuda Plaza dikeluarkan oleh MUI Medan, bukan MUI Sumut. “Kalau yang kami punya, sertifikat halalnya dari MUI Medan,” ujarnya.
Selain hotel Garuda Plaza, dia juga memastikan ada satu lagi hotel di Sumut sudah mengantongi sertifikat halal. Hotel tersebut berada di luar medan, tetapi dia mengaku lupa persisnya di daerah mana.
Dengan demikian, sampai saat ini sudah ada dua hotel di Sumut yang sudah memiliki sertifikat halal. (cep)












