Sumut  

Sandang Gelar Magister Ilmu Hukum, Ini Pesan Kapolda Sumut

Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto bersama Wali Kota Medan Dzulmi Eldin Menikuti Wisuda Di Gedung Selekta di Jalan Listrik Medan
Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto Bersama Wali Kota Medan Dzulmi Eldin Mengikuti Wisuda Program Magister Di Gedung Selekta di Jalan Listrik Medan

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH secara resmi telah menyelesaikan kuliahnya di Magister Ilmu Hukum di Universitas Muhammmadiah Sumatera Utara (UMSU), Selasa (13/11/2018)

Dengan selesainya masa kuliah ini maka Kapolda yang memiliki Indeks Prestasi Kemahasiswaan (IPK) 3,85 Ini berhak menyandang gelar MH di belakang namanya.

Usai Menjalani proses Wisuda di Gedung Selekta yang berada di Jalan Listrik itu, Jenderal bintang dua tersebut mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat menyelesaikan studi Magister Ilmu Hukum ini dengan lancar.

Dikatakannya, Meskipun setiap harinya Ia bekerja sebagai polisi, namun pendidikan tidak boleh ditinggalkan.

“Ilmu itu sangat penting, meskipun tidak muda lagi, tapi belajar untuk menambah wawasan dan pengetahuan sangat penting. Karena tidak ada kata berakhir untuk belajar,” katanya.

Agus juga mendorong setiap anggota polisi untuk terus belajar dan menyelesaikan studi pendidikannya, karena pendidikan sangat penting dalam menujang karir dan menambah wawasan agar nantinya dapat diterapkan dalam bertugas dan kehidupan sehari hari.

Namun,Ia mengingatkan, bagi polisi yang ingin melanjutkan pendidikan, harus bisa membagi waktu atau menyesuaikan tegas tugas sehari hari, jangan sampai tugas yang sudah diamanahkan oleh undang undang menjadi terbengkalai.

“Ilmu dan pendidikan sangat penting dalam kehidupan sehari hari. Karena tanpa ilmu kita akan seperti robot,” Pungkasnya.

Sebelumnya, Rektor UMSU Dr Agussani dalam Pidatonya mengatakan UMSU berkomitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan mencetak generasi yang beraklak, cerdas dan islami.

Selain itu, UMSU juga mendorong dosen dosennya untuk melanjutkan studinya hingga keluar negeri.

“Kita support dosen dosen untuk melanjutkan studinya agar semangat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dapat terwujud, apalagi generasi yang ingin dicetak yaitu generasi yang berakhlak,” kata Agussani.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.