Sumut  

PLTA Batang Toru Diproyeksi Ciptakan Penghematan Rp5 Triliun

PLTA Batang Toru
Foto : Penandatanganan MoU antara Universitas Sumatera Utara dengan PT North Sumatera Hydro Energy dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan

MEDANHEADLINES.COM, Medan – PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) memproyeksikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, mampu menciptakan penghematan produksi listrik hingga Rp5 triliun per tahun dibandingkan dengan penggunaan BBM.

Anton, Komisaris Utama PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE), mengatakan, PLTA berkapasitas 510 MW ini didesain khusus untuk menjawab kebutuhan beban puncak.

Selain itu, PLTA juga punya kontribusi untuk mencapai penurunan emisi karbon yang ditarget 26% melalui UU Nomor 16/2016 yang meratifikasi konvensi Paris.

Dengan target itu, maka emisi karbon akan ditekan menjadi sebanyak 4,4 megaton per tahun, sedangkan PLTA Batang Toru hanya menghasilkan 1,6 megaton per tahun.

Kemudian, terkait dengan target EBT (energi baru terbarukan) atau bauran energi sebesar 23%, pembangkit dibangun untuk menggantikan diesel sehingga mampu menciptakan penghematan dibandingkan menggunakan bahan bakar minyak (BBM).

“Kalau pakai kurs dolar sekarang, penghematan itu kira-kira Rp 5 triliun per tahun,” ujarnya seusai penandatanganan MoU antara Universitas Sumatera Utara dengan PT North Sumatera Hydro Energy dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, di Medan, Senin (10/9).

Menurut dia, penghematan produksi listrik sebenarnya dapat dilakukan lebih besar lagi dengan pengoperasian pembangkit batu bara, tetapi itu jauh lebih berpotensi merusak lingkungan.

Adapun penandatanganan MoU menyangkut soal percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan (PIK) PLTA Batang Toru. Naskah MoU yang diteken adalah untuk mewujudkan partisipasi para pihak dalam memberikan sumbang pikir, sumbang saran dan anggaran bagi percepatan PIK PLTA Batang Toru serta pemberdayaan masyarakat.

Selain itu, MoU itu juga untuk meningkatkan dan memanfaatkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia melalui pembinaan, pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk pembangunan Kabupaten Tapanuli Selatan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.