Sumut  

Tingkatkan Layanan Ibadah Haji, Pemerintah Lakukan 10 Terobosan Baru

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis

MEDANHADLINES.COM, Medan – Pemerintah melalui Kementerian Agama terus meningkatkan pelayanan ibadah haji. Pada musim haji tahun ini Kementerian Agama melakukan 10 terobosan baru yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan ibadah haji.

“Terbosan baru tersebut diantaranya pemeriksaan biometrik dan sidik jari di 13 Embarkasi tanah air. Selama ini pemeriksaan biometrik dan sidik jari dilakukan saat jemaah tiba di Bandara Arab Saudi, baik Jeddah maupun Madinah.

Akibatnya antrean di bandara menjadi sangat panjang dan lama,” kata Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis saat acara melepas keberangkatan jemaah calhaj kloter pertama Embarkasi Medan

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri menyampaikan, tahun ini pemerintah juga menambah layanan katering bagi jemaah haji Indonesia, jika tahun sebelumnya hanya 15 kali makan, maka tahun ini bertambah menjadi 40 kali makan.

“Juru masak dan bumbu yang digunakan didatangkan khusus dari Indonesia dengan menu khas tanah air,” ungkapnya.

Sri Ilham mengatakan, jemaah haji Indoensia tidak mendapatkan jatah makan hanya ketika tiga hari menjelang Arafah dan dua hari setelah kepulangan atau Nafar Tsani dari Mina karena ketuka itu kondisi tanah suci sangat padat.

“Terobosan lain yang dilakukan pemerintah adalah sewa pemondokan di Madinah menggunakan sistem full musim dan blocking time, sehingga jemaah tidak lagi harus berpindah dari satu hotel ke hotel lainnya,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan, tahun ini gelang barcode yang digunakan memiliki kode khusus, sehingga bisa dicek melalui android atau peralatan IT untuk memudahkan mengetahui keberadaan jemaah haji di tanah suci.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.