MEDANHEADLINES.COM, Medan – Untuk memenuhi kebutuhan pasokan daging yang meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) I Sumut, kembali mengimpor daging kerbau beku asal India sebanyak 130 ton.
Hal itu, diungkapkan Kepala Bulog Divre I Sumut, Benhur Ngkaimi. Ia mengatakan daging kerbau beku itu, diimpor untuk menjaga kestabilan harga daging sapi yang tergolong mahal. Namun, kehadiran daging kerbau tersebut diminati warga.
”Kenyataan, daging beku sekarang merupakan bisnis yang sangat potensial. Kemudian, banyak sudah peminat daging kerbau ini,” ucap Benhur kepada wartawan di Medan, Jum’at (8/7/2018).
Benhur mengungkapkan saat ini, Bulog sudah mengimpor 200 ton daging kerbau dialokasi. Namun, sudah terjual 100 ton. Kemudian, 130 ton saat ini sedang dilakukan bongkar muat di Pelabuhan Belawan, Medan.
“Kalau masih kurang, kita akan minta stok dari Jakarta karena pemerintah melalui Bulog baru saja mengimpor daging beku lagi sebanyak 100.000 ton. Stok daging tidak kurang,” tuturnya.
Benhur juga tidak menyangka peminat daging beku sekarang cukup besar, karena soal rasa tak ada beda dengan daging sapi lokal. Kenyataan sekarang daging beku sudah dikenal masyarakat dan merasakannya memang enak.
“Daging beku merupakan bagian dari bisnis Bulog,” jelasnya. (fat)










