MEDANHEADLINES.COM, Medan – PT Pertamina (Persero)mendorong masyarakat untuk menukarkan tabung LPG 3 Kilogram dengan produk bright gas 5,5 kilogram, hal ini dilakukan agar penyaluran Gas Subsidi dapat tepat sasaran.
Untuk Mendukung hal itu, Pertamina juga menurunkan harga bright gas untuk merangsang masyarakat untuk semakin menggunakan bright gas.
“ Sebab selama ini banyak pengguna LPG 3 kg adalah justru dari kalangan masyarakat mampu. Padahal LPG 3 kg hanya diperuntukkan untuk masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro,” Ungkap General Manager Pertamina MOR I, Joko Pitoyo.
Dikatakannya, dengan penukaran LPG 3 kg ke bright gas dan penurunan harga bright gas itudiharapkan masyarakat mampu tidak lagi memburu LPG 3 kg.
“Tetapi cukuplah mereka yang kurang mampu menggunakannya. Jadi kita bukan mau menghilangkan LPG 3 kg, tetapi lebih pada ketetapan sasaran penggunanya,” tambah Joko.
Sebagaimana dalam program trade-in produk bright gas itu, untuk penukaran dua tabung kosong LPG 3 kg, masyarakat kini hanya dikenakan biaya untuk isi LPG dan ongkos kirimnya saja, tanpa adanya tambahan biaya untuk trade-in bright gas 5,5 kg.
“ Dengan demikian, masyarakat hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp 75.500 per tabung bright gas 5,5 kg, dari semula sekitar Rp 108.000,” jelasnya.
Adapun, untuk konsumen yang hanya memiliki satu tabung LPG 3 kg akan memperoleh satu tabung bright gas 5,5 kg berikut isinya dengan cukup menambah Rp 102.000 saja, dari biaya sebelumnya yang mencapai Rp 151.000. (red)












