MEDANHEADLINES.COM, Medan – Kodam I Bukit Barisan bereaksi cepat dengan melakukan kordinasi dengan Lantamal I Belawan dan Polda Sumatra Utara terkait kasus perampokan bersenjata yang menggunakan Atribut militer di sebuah Indomaret yang berada di Simpang Kantor Medan Labuhan.
Danpomdam I Bukit Barisan, Kolonel Cpm Sudarma S menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pelacakan untuk menangkap pelaku yang merampok dengan senjata laras panjang tersebut.
“Pejabat Kodam I Bukit Barisan yang dipimpin Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo pada Minggu Malam (08/04), kemarin juga telah mengecek seluruh senjata dan personil kepada satuan yang ada disekitaran Medan dalam keadaan lengkap, termasuk pengecekan sketsa wajah pelaku akan tetapi tidak ada atau nihil,” ucap Sudarma didampingi Kapendam I Bukit Barisan, Kolonel Inf Edy Hartono, Senin (9/4/2018).
Sementara itu, dari hasil kordinasi dan penelusuran yang dilakukan kepada Lantamal dan Poldasu bahwa senjata dan personil juga dalam keadaan lengkap.
” Kami Himbau agar masyarakat yang melihat wajah pelaku sesuai dengan hasil rekamam CCTV di Indomaret agar segera melaporkan kepada Koramil maupun Polsek terdekat,” Pungkasnya.
Diketahui perampokan ini terjadi pada hari Sabtu,(7/4/2018) pukul 23.45 malam saat indomaret tersebut akan tutup,namun tiba -tiba masuk seorang pria yang mengenakan celana loreng,berjaket hitam serta mengenakan helm mengacungkan senjata laras panjang kepada kasir untuk mengeluarkan seluruh uang yang ada.
Setelah berhasil mendapatkan uang sekitar Rp 150 Juta, sang pria bersenjata itupun keluar sambil mengancam para pegawai untuk tidak melawan dan berteriak. (red)












