MEDANHEADLINES.COM – Polda Sumatera Utara akan meneruskan Berkas laporan korban dugaan Penipuan yang dlakukan oleh biro perjalanan Umroh dan Haji Abu Tours di Sumut ke pada Pihak Polda Sulawesi Selatan.
Hal ini dilakukan Polda Sumut karena tak ditemukannya Kepala kantor perwakilan biro perjalanan Abu Tours di kota Medan
Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan, pihaknya juga sudah melakukan penyidikan atas kasus itu
” Ada lima korban yang sudah mengadukan soal kasus dugaan penipuan yang dilakukan Abu Tours di Sumut,” Ungkapnya.
Dijelaskannya, Polda Sumut juga sudah mencari tahu keberadaan kepala kantor perwakilan Abu Tours di Medan. Namun tidak berhasil ditemukan.
“Kepala perwakilannya kita sinyalir sudah melarikan diri kembali ke makassar. Uang yang dia kutip, di kirim ke sana. Seluruh di Indonesia, pusatnya di sana,” katanya, Sabtu (7/4/2018).
Rencananya, laporan akan dikirimkan ke Polda Sulawesi Selatan dalam waktu dekat. Penanganan kasus ini memang dipegang Polda Sulsel. Mengingat pusat Abu Tours berada di sana.
” Untuk Kantor perwakilan yang berada di Medan sudah dilakukan penyegelan,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Sejumlah Calon Jemaah biro perjalanan Abu Tour berdatangan ke Kantor perwakilanya di Medan yang berada di Jalan Abdullah Lubis mempertanyakan kejelasan nasib keberangkatan yang dijanjikan Abu Tours. Namun, kantor yang bertempat di ruko Dua Gandeng itu dalam keadaan tutup.
Para korban awalnya ditawari promo berangkat umroh oleh Abu Tours pada Mei 2017. Tergiur iming-iming umroh murah sehingga banyak warga yang mendaftarkan diri dan telah menyetor uangnya
Namun hingga kini jangankan tentang kejelasan keberangkatan, Kejelasan nasib uang yang telah mereka setorkan pun masih belum jelas. (red)












