Medan  

Pembangunan LRT dan BRT, Wakil Walikota: Dimulai Tahun Depan

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution mengatakan Pemko Medan terus melakukan percepatan pembahasan pembangunan proyek kereta ringan (Light Rail Transit/LRT) dan Bus Rapid Transport (BRT) agar dapat segera dibangun tahun depan.

Dijelaskannya,  proses kajian proyek ini masih terus berlangsung dan masuk dalam tahap visibility study. “Tahapan kajian tersebut kini masih dilakukan oleh PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero),” Ungkap Akhyar

Penyusunan visibility study tersebut mencakup durasi konsesi, besaran tarif dan besaran biaya yang ditawarkan ke investor. Adapun proyek ini menggunakan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).

Selain itu, Akhyar juga mengatakan, Pemko Medan telah menyiapkan usulan Ranperda terkait proyek dan skema kerja sama tersebut ke DPRD Medan agar dapat dibahas dan disahkan menjadi Perda dalam Prolegda tahun ini.

Menurutnya, dalam proses pengkajian itu meliputi berapa lama masa konsesi dan tarifnya. Setelah itu diputuskan, maka akan ditawarkan ke investor. “Sedang dihitung, sebelum nanti ditawarkan kepada investor,” sebut dia.

Seperti yang telah direncanakan, BRT akan dibangun 9 koridor di mulai dari Terminal Pinang Baris – Lapangan Merdeka – Terminal Amplas. Sementara untuk LRT dimulai dari pasar Lau Chi hingga Aksara.

Adapun jalur yang akan di lewati BRT dan LRT di antaranya Kecamatan Medan Sunggal, Medan Perjuangan, Medan Timur, Medan Barat, Medan Petisah, Medan Polonia, Medan Baru, Medan Selayang, Medan tuntungan, Medan Tembung, Medan Helvetia, Medan Maimun, Medan Amplas dan Medan Kota.

“ Sistem transportasi massal seperti BRT dan LRT menjadi salah satu kebutuhan di kota dengan mobilitas masyarakat yang tinggi apalagi Kota Medan terus mengalami perkembangan baik dari sisi pertumbuhan penduduk maupun ekonomi,” Jelas Akhyar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.