MEDANHEADLINES.COM, Medan – Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, menawarkan dibukanya penerbangan langsung dari Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNO) menuju India kepada Duta Besar India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat,
Hal ini diungkapkan Erry saat menerima kunjungan Dubes India di Kantor Gubernur dijalan Diponegoro Medan.
“Dalam rangka meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia, khususnya Sumut. Tentunya penerbangan langsung dari India ke Kualanamu akan membuat semakin banyak kunjungan wisatawan dari India,” kata Erry
Menurut Erry, banyak wisatawan India yang berkunjung ke Singapura dan Malaysia. Sementara untuk Indonesia, wisatawan India banyak berkunjung ke Pulau Bali. Padahal jarak Malaysia atau Singapura ke Sumut hanya sekitar 1 Jam.
“Indonesia itu bukan hanya Bali saja yang memiliki potensi pariwisata yang menarik. Ada juga di Sumut seperti Danau Toba,” ujar Erry.
Selain itu, kata Erry, saat ini hampir 1.000 jamaah umrah yang berangkat dari Kualanamu ke Tanah Suci, sementara India berada di pertengahan. Gubsu berharap agar pemerintah India dapat membuat suatu tempat seperti wisata religi untuk jamaah umrah dari Sumut, pada saat transit di India menuju Tanah Suci.
Selain di bidang Pariwisata, Gubsu juga menawarkan kerja sama dibidang pendidikan berupa pemberian beasiswa kepada pegawai pemerintah dan masyarakat Indonesia, khususnya dari Sumut yang ingin mengikuti pendidikan di berbagai jurusan yang ada di India.
“Ini sangat baik, kita berharap ke depan semakin banyak masyarakat Indonesia yang mengikuti pendidikan di India, khususnya dari Sumut. Saya meminta informasi yang lengkap untuk itu,” ucapnya.
Menanggapi tawaran itu, Dubes India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawatmengatakan sangat tertarik dengan Indonesia. Selain hubungan yang telah lama terjalin dan jarak yang tidak begitu jauh. Juga potensi yang cukup banyak untuk dilakukan kerja sama.
Disampaikannya, wisatawan dari India selama ini nomor dua terbesar yang berkunjung ke Indonesia yaitu ke Pulau Bali. “Wisatawan kami nomor 2 terbesar yang berkunjung ke Bali setelah Australia,” ujarnya.
Dikatakan juga, banyak potensi di Sumut ini yang akan dikerjasamakan. Seperti di bidang pendidikan berupa pemberian beasiswa. Pariwisata karena adanya kesamaan budaya di Sumut dengan India, serta ekspor impor dan lain sebagainya.
“Untuk itu kami ingin mendapat informasi yang aktual terkait potensi-potensi yang ada di Sumatera Utara,” ujar Pradeep.(red)












