MEDANHEADLINES.COM, Medan – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Sumut Alwin Sitorus mengatakan memasuki masa panen terutama di Deliserdang dan Serdang Bedagai maka dapat diprediksi Harga beras Premium akan segera mengalami penurunan
Penurunan harga ini mengingat harga penyerapan di tingkat petani berkisar Rp 200-Rp 300 per kg.
“Karenanya diharapkan harga beras medium akan bergerak turun segera atau pada akhir Januari 2018,” kata Alwin
Sementara Badan Urusan Logistik (Bulog) masih terus melakukan operasi pasar beras melalui kemitraannya. Pelaksanaan impor beras oleh Bulog akan terealisasi satu minggu ke depan.
Sebelumnya sejumlah distributor di Medan mengatakan beras medium akan masuk dari wilayah Deliserdang, Sergai dan kawasan Tapanuli. Dengan demikian diyakini bahwa harga beras medium akan semakin turun.
Secara terpisah, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyarankan agar pemerintah pusat dan pemerintah daerah turun untuk menetralisir harga.
“Antara lain dengan memangkas rantai pasok beras. Beras petani harus dipastikan sampai ke tangan distributor tanpa melalui rantai pasok yang panjang,” kata Kepala Kantor Perwakilan Daerah KPPU Medan Ramli Simanjuntak.
Sementara itu menurut Pengamat ekonomi Benjamin Gunawan mengatakan hingga saat ini, harga beras masih terpantau mahal, yakni di kisaran Rp 11.000-Rp 13.000 per kg. Operasi pasar yang dilakukan oleh Bulog sepertinya belum efektif meredam harga.
Beras, kata Benjamin, seharusnya menjadi skala prioritas untuk distabilkan. “Jangan dibiarkan naik berlarut-larut. Upaya yang dilakukan Bulog menstabilkan harga lewat operasi pasar, kita harapkan bisa berkesinambungan. Dalam waktu dekat panen raya akan tiba, diharapkan di saat tersebut harga beras bisa turun,” Pungkasnya. (red)












