MEDANHEADLINES.COM – Aktivitas Vulkanik Gunung Sinabung yang berada di wilayah Kabupaten Karo, Sumatera Utara kembali terjadi Pagi tadi, Kamis (4/1/2017).Akibat aktivitas vulkanik ini, Sempat terjadi luncuran lahar panas dan abu vulkanik hingga pukul 09.00 WIB.
Dari Pantauan di Desa Cimbang (radius 8 kilometer dari puncak Sinabung), Kecamatan Payung, sempat terdengar beberapa kali letusan dari arah Gunung Sinabung yang disusul meluncurnya lahar panas pada pukul 04.00 WIB. Lalu pada pukul 07.42 WIB, kembali terjadi erupsi yang memancarkan abu vulkanik. Menurut catatan KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung melalui situs https://magma.vsi.esdm.go.id/, tinggi kolom abu mencapai 3000 meter dengan amplitudo 46 milimeter. Sedangkan angin bertiup lemah ke arah selatan-barat daya.
Meskipun mengalami Erupsi, Namun warga disekitar lolasi tidak terlihat panik karena gunung Sinabung dalam beberapa tahun terakhir memang kerap kali erupsi.
“Kami sudah hampit terbiasa kalau dengan yang begini. Kita cuma waspada aja kalau letusannya lebih besar”, ujar Heri salah satu warga di Desa Cimbang
Sementara itu, (BPBD) Kabupaten Karo menyatakan jika efek letusan pagi tadi tidak sampai menganggu aktivitas masyarakat. “Ya masih aman sejauh ini. Tapi kami tetap mengajak masyarakat untuk tetap waspada, menjauhi zona merah dan memakai masker bagi daerah yang terdampak abu vulkanik. Jangan gampang termakan isu hoax juga soal kondisi Sinabung”, ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Karo Natanail Perangin-angin,
Dikatakannya, Sampai saat ini, Gunung Sinabung masih dalam status awas. Namun masyarakat dan pengunjung diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak, 7 kilometer untuk sektor selatan-tenggara, 6 kilometer untuk sektor tenggara-timur, serta 4 kilometer untuk sektor utara-timur Gunung Sinabung. (ask)











