MEDANHEADLINES.COM, Medan, Sebelum Pergantian tahun , peristiwa kriminal berua pembobolan rumah terjadi di rumah milik Direktur Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Sumut Rurita Ningrum,
Akibatnya pencurian ini Rurita Ningrum (38) mengalami kerugian puluhan juta rupiah atas kejadian pembobolan rumahnya tersebut.
Atas hal itu, Ruri pun melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polsek Medan Kota yang diterima Aiptu BP Napitupulu, SH, Minggu (31/12/2017).
Dihadapan juru periksa, Ruri mengatakan bahwa dirinya baru mengetahui rumahnya yang beralamatkan di Jalan Kemiri II No.23 Kelurahan Sudirejo II Medan berantakan akibat dibobol maling yang masuk dari pintu dapur rumah. Dimana, jelas Ruri, kejadian tersebut diperkirakan terjadi sekitar sehari sebelumnya, Sabtu (30/12/2017), setelah pihak inafis melakukan olah TKP beberapa saat setelah dirinya tiba di rumah sekitar pukul 18.00 wib, Minggu (31/12/2017).
Masih dalam pelaporannya, Ruri menyebutkan kawanan pencuri itu berhasil membawa satu unit digital merek LG, Dua Unit Proyektor merek LG dan Acer, tujuh unit handphone yakni, merek Samsung TAB 3 lite, Samsung Galaxy Young, Blackberry Bold, Nokia N97, Nokia N95, ASUS Zenfone 5, dan Fleksi, dompet merek Levis yang didalam berisikan uang Rp 500 ribu, dua lembar uang tunai pecahan 10 Dollar Singapura, 10 lembar uang tunai pecahan 1 Ringgit Malaysia, Printer Cannon IP2770, dua jam tangan merek Mirage, dan dua kunci sepeda motor, yakni kunci Mio dan Scopy.
“Tadi kita sudah buat laporan dengan STPL/1129/K/XII/2017/SU/Polrestabes Medan/Sek.M.Kota, dimana kita harap agar pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelakunya,” harapnya.
Diakuinya, memang posisi rumah dalam keadaan kosong sebab rumah merangkap kantor tersebut ditinggalkannya dalam keadaan terkunci.
“Saya dan keluarga baru saja ke kampung halamannya di Solo,”ucapnya.
Pas pada saat pulang kerumah, sambung Ruri, kondisi rumah sudah acak-acakan dan melihat pintu belakang bagian rumahnya sudah terbuka.
Namun demikian, Ruri pun mengapresiasi kerja Polsek Medan Kota yang cepat tanggap dalam menerima laporan dan melakukan pemeriksaan terhadap tempat kejadian perkara dengan hadirnya Inafis yg melakukan pemeriksaan.
“Saya yakin kepolisian Medan Kota akan mampu mengungkap kasus ini,” pungkasnya.(red)












