Sumut  

Lulus di Empat Universitas Luar Negeri, Siswa Lulusan SMA N 1 Matauli Harumkan Nama Tapteng

Oscar Rizky Pratama (tengah) saat bersama Kepsek SMA N 1 Matauli dan guru pembimbing

MEDANHEADLINES.COM – Oscar Risky Pratama, satu dari puluhan siswa patut diacungi jempol. Pasalnya, pelajar lulusan SMA Matauli Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara itu berhasil lulus pada empat universitas luar negeri.

“Awalnya nggak percaya bisa lulus,” kata Oscar saat ditemui, Senin (8/5/2023).

Oscar mengatakan, keberhasilan yang ia raih tidak terlepas dari ilmu yang didapat saat menempuh pendidikan di SMA Matauli Pandan. Melalui program BIM (Beasiswa Indonesia Maju) ia pun dibimbing hingga berhasil melalui beberapa seleksi.

“Awalnya nggak tertarik dengan program BIM,” kata Oscar.

Oscar mengaku, ketertarikan nya mengikuti program BIM berawal dari dukungan salah satu guru pembina di SMA Matauli. Dari sana ia pun mencoba membuka program pemerintah itu melalui internet.

“Setelah iseng iseng membuka program itu, saya pun mengikuti dan lulus administrasi,” jelasnya.

Beranjak dari sana, setelah lulus tahap administrasi ia pun dibina melalui program BIM itu. Ia digeblang selama 6 bulan mengikuti berbagai pelatihan. Salah satunya berbahasa inggris.

“Yang paling utama itu adalah percaya diri harus ada. Kemudian jangan bosan untuk belajar,” jelasnya.

Oscar mengaku, keberangkatan bulan Juli nanti sudah dipersiapkan dengan matang. Baik dari mental, pendidikan, dan doa orangtua.

“Hanya tinggal visa paspor yang menunggu selesai kepengurusan nya. Kalau persiapan yang lain, sudah baik dan sangat siap,” katanya.

Pada program BIM yang diikuti, Oscar yang merupakan anak pertama itu memilih jurusan Material Engineering di perguruan tinggi luar negeri. Tentu berbanding terbalik saat SMA duduk di jurusan IPA.

Ketertarikan memilih Material Engineering bukan tanpa alasan. Oscar yang sejak kecil itu sangat tertarik dengan kimia.

“Sejak kecil sudah tertarik dengan ilmu kimia yang memperlajari tentang berbagai elemen dan unsur,” jelasnya.

Oscar mengaku, pada program BIM, ada delapan universitas luar negeri yang ia coba. Empat diantaranya dinyatakan lulus dengan hasil yang memuaskan untuk jurusan Material Engineering.

Ke empat universitas itu yakni Colorado School of Mines Amerika Serikat, Monash University Malaysia, News South Wales, Australia, dan University of Toronto, Kanada.

“Saya tertarik memilih Colorado School of Mines Amerika Serikat jurusan material,” jelasnya.

Keberhasilan Oscar merupakan bukti bahwa SMA N 1 Matauli Pandan tetap berkomitmen untuk melahirkan generasi terbaik dari Tapanuli Tengah. Hal itu dibuktikan, banyaknya siswa berhasil menembus pendidikan hingga ke luar negeri.

“Untuk angkatan yang kedua ini melalui jalur BIM, ada 20 orang siswa SMA Matauli yang lulus dan kuliah di luar negeri,” kata Oscar. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.