Ragam  

Mengenal Oki Yanti, Jagoan Pinhome yang Rela Tinggalkan Profesi Mengajar Demi Terus Putar Roda Ekonomi

MEDANHEADLINES.COM – Pandemi Covid-19 tak ayal tengah menjadi polemik bagi kehidupan masyarakat. Banyak yang kehilangan mata pencaharian, cobaan dalam hal pemutusan kerja, hingga terpaksa harus banting tulang lebih keras dan beralih dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain menjadi ujian tersendiri bagi setiap lapisan masyarakat.

Bagi sebagian orang, pekerjaan menjadi jasa pembersih rumah (home cleaning) kerap dipandang sebelah mata. Namun tidak bagi seorang ibu rumah tangga bernama Oki Yanti. Demi menghidupi kebutuhan hidup sehari-hari, ia rela banting setir yang tadinya bekerja sebagai pengajar guru TK lalu beralih menjadi Rekan Jasa (RJP) Pinhome di bidang home cleaning.

Sebagai perkenalan, Oki Yanti merupakan ibu dari dua orang anak berdomisili Medan yang kini aktif sebagai RJP Pinhome di jasa home cleaning. Sama halnya dengan masyarakat pada umumnya, beliau pun merasakan pukulan telak sulitnya mencari nafkah di tengah pandemi. Sebelum bekerja di Pinhome sebagai RJP, Oki sempat bekerja sebagai guru TK. Singkat cerita, ia harus merelakan berhenti dari pekerjaannya karena anak-anak di tempat ia mengajar harus belajar dari rumah karena efek pandemi. Imbasnya, ia pun harus merelakan kehilangan mata pencahariannya.

Awalnya, ia sempat bingung harus mencari kerja dan bekerja sebagai apa. Di tengah kegalauan tersebut, ia pun memutuskan untuk mendaftarkan diri sebagai RJP di Pinhome dan bertugas sebagai jasa home cleaning. Selayaknya sebuah awal, Oki merasakan tantangan tersendiri dalam melakukan pekerjaan ini. Pasalnya, yang sedari awal ia terbiasa akrab dan mendidik anak-anak usia belia, kini ia harus beralih menjajakan jasa pembersihan rumah, dari satu kediaman ke kediaman lain.

“Awalnya saya tidak terbiasa dengan pekerjaan baru (sebagai RJP home cleaning), namun saya tetap berusaha. (Saya) makin semangat karena pendapatan (sebagai RJP) lebih besar (dibanding pekerjaan lama),” tutur Oki (28).

Walau sempat merasa canggung dan risih dengan pekerjaan ini, ia teguh untuk pantang menyerah. Meski pekerjaan semacam ini kerap dipandang sebelah mata, ia merasa bahwa bekerja di sektor ini bukanlah sebuah aib. Meskipun banyak pula orang yang menyayangkan keputusannya berhenti sebagai guru. Omongan orang lain mungkin terasa menyakitkan, tapi tekadnya yang kuat dan semangat untuk terus mendukung pendidikan anak-anaknya, menjadi pemecut utama untuk terus tegar dan semangat mencari nafkah. Bahkan, ia merasa pekerjaan barunya ini jauh lebih mengasyikkan dan pendapatan yang ia peroleh lebih besar dibandingkan dahulu.

Sebagai RJP, beliau merasa Pinhome Home Service (PHS) lebih santer terdengar di kalangan pelanggannya. Meski pernah ada tawaran untuk mengajar kembali, RJP yang baru saja bekerja selepas lebaran 2021 ini tetap memilih fokus bekerja di bidang home cleaning.

Mengingat ada begitu banyak RJP yang satu domisili dengan Oki, ia pun bergabung dalam komunitas yang ada. Di sana, ia tak hanya ikut sebagai anggota semata. Melainkan, ia juga turut andil dalam berbagai kegiatan. Sebagai contoh, ia mempelajari teknik bersih-bersih setiap RJP, karena sangat mungkin adanya perbedaan di setiap RJP saat membersihkan rumah pelanggan. Dari sini, Oki beserta kawan-kawannya saling berbagi seputar trik tersebut. Tidak hanya itu, mereka kerap pergi dan berkumpul bersama-sama hingga komunitas ini terasa lebih dekat dan bermanfaat satu sama lain.

“Saya turut tergabung dengan komunitas sesama Rekan Jasa Pinhome. Saya banyak belajar dari komunitas ini, saling berbagi ilmu dan tips, banyak lah manfaatnya,” tambahnya.

Berkat tips dan trik yang didapat, ibu dua anak ini dapat mempraktikkan protokol jasa dengan sangat baik saat berkomunikasi dengan pelanggan. Pertama, ia akan memperkenalkan diri terlebih dulu, apakah semua data pelanggan sudah sesuai semua. Entah itu alamat atau pesanan dari pelanggan. Oki juga tidak lupa menanyakan bagian mana yang harus dibersihkan dahulu kepada pelanggan. Setelah itu, ia mulai membersihkan debu-debu dan menyeka perabotan. Bila sudah selesai, tak lupa ia bertanya apakah sprei tempat tidur perlu diganti atau tidak. Intinya, pekerjaan ini membutuhkan komunikasi yang baik antara dirinya dan pelanggan guna memastikan mereka puas.

Walau jam terbang sebagai jasa home cleaning masih terhitung sebentar dibandingkan senior-seniornya, Oki telah mencicipi manis-pahit bekerja sebagai RJP. Sebagai contoh, ia pernah mendapat pesanan saat jalanan sedang banjir. Kondisi tersebut membuat calon pelanggannya meminta beliau untuk berhenti karena khawatir soal kondisi yang tengah terjadi. Namun, Oki tetap berjuang dan menerobos hujan mengingat ia sudah di tengah jalan menuju rumah pelanggan.

Sesampai di sana, Oki justru ‘dilayani’ oleh pelanggannya sendiri. Ia merasa terharu karena pelanggannya ini sangat menghargai pekerjaan yang ia lakukan. Bekerja di dunia cleaning service memang sering dianggap sebelah mata. Namun, tidak sedikit pula yang merasa terbantu dengan adanya kehadiran orang-orang seperti Oki dan orang-orang yang bergerak di jasa sejenis.

“Pernah waktu itu saya dapat orderan saat hujan, jalanan banjir, tapi saya tetap berangkat karena namanya juga kerja. Customer sudah bilang (saya) disuruh pulang aja karena hujannya deras, tapi saya sudah terlanjur berangkat jadi tetap saya laksanakan. Sampai di rumahnya saya senang ternyata customernya baik, sampai saya terharu,” tuturnya sembari tersenyum.

Berbekal pengalaman tadi, Oki merasa lebih semangat mencari dan menyelesaikan orderan yang masuk. Terlebih lagi, berkat adanya sistem reward oleh PHS, ia pun merasa ini menjadi pemicu semangatnya hingga saat ini.

Di samping itu, pembaruan sistem aplikasi yang ada memudahkan Oki dan RJP lainnya dalam menyelesaikan pekerjaan. Alhasil, semakin mudah pemakaiannya, semakin besar pula peluangnya mendapatkan pesanan baru. Berbekal semangat ini, ia bisa mengganti ponsel dengan tipe terbaru untuk menunjang pekerjaannya. Selain itu, kebutuhan rumah tangga pun sedikit demi sedikit terpenuhi dan kebutuhan sehari-hari mulai stabil.

Ia juga bercerita, mengingat ada begitu banyak jasa pada aplikasi Pinhome, Oki sempat ditawari menjadi RJP Massage. Ia pun cukup percaya diri, karena neneknya sendiri merupakan tukang urut yang lihai. Hanya saja, ia memilih fokus dengan home cleaning service di Pinhome agar bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. Dengan begitu, pelanggannya pun tetap merasa puas karena ia bisa berkonsentrasi dengan satu pekerjaan saja.

Satu hal yang dapat dipetik dari perjalanan hidup seorang Oki Yanti yakni sebaik-baiknya pekerjaan adalah pekerjaan yang didasari dengan hati dan ikhlas dalam melayani. Walau pekerjaannya sebagai jasa home cleaning kerap dipandang sebelah mata, tapi keteguhan hati Oki untuk terus menafkahi keluarga menjadi poin penting untuk direnungkan bersama-sama. Barangkali, jasa ini terlihat sepele, tapi dampaknya luar biasa besar tak hanya bagi penghidupan sang pekerja, melainkan juga bagi pelanggan yang memesan jasanya.

Mari bantu penghidupan Rekan Jasa Pinhome dengan pesan layanan jasa rumah tangga terbaik melalui Pinhome Home Service. Gunakan kode voucher PHSMEDIA untuk potongan Rp50 ribu di semua layanan. Untuk bergabung menjadi Rekan Jasa Pinhome, kunjungi link berikut.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.