Hadapi Musim Kemarau, Kementan Siapkan Strategi

MEDANHEADLINES – Untuk mengantisipasi Musim Kemarau yang berdampak pada kekeringan di sejumlah wilayah Indonesia, Kementerian Pertanian  telah melakukan persiapan dalam bentuk program jangka pendek dan jangka panjang

“ Untuk jangka pendek, Kementan menyiapkan sumur pantek, sistem pompanisasi air sungai di wilayah potensial, penyediaan benih unggul tahan kekeringan, pengaturan pola tanam, penyediaan asuransi usahatani dan menggenjot pertanaman di lahan rawa, lebak, pasang surut,” Ungkap Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman

Sementara untuk Program jangka panjang akan dilakukan dengan perbaikan irigasi, bantuan alsintan, pembangunan embung, pengembangan tata air mikro di lahan rawa dan psang-surut, dan bantuan benih tahan kekeringan untuk mengantisipasi potensi kekeringan dan menghindari penurunan hasil produksi petani.

Dikatakannya, Kementan juga melakukan kerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk menjamin ketersedian air irigasi dan Perumahan Rakyat terkait pembangunan bendungan, DAM, jaringan irigasi primer dan sekunder serta melakukan normalisasi sungai, serta pembangunan irigasi tersier 3,0 juta hektar.

Selain itu Kementan juga turut bekerjasama dengan Kementerian Desa untuk mendukung penyediaan air irigasi secara berkelanjutan dan PDT dalam pembangunan embung di seluruh Indonesia.

“ Pemerintah menargetkan akan membangun minimal 11.000 embung dari total 30.000 embung dengan jangkauan 1,5 juta ha hingga 2 juta ha pada 2017,” Pungkasnya.

Ia juga mengaku telah menyiapkan puluhan ribu pompa air untuk pengairan sawah seluruh Indonesia untuk mendukung ketersediaan air.

“Sumber air ini nantinya dapat meningkatkan jumlah produksi lahan 2 kali lipat, artinya nanti pada bulan November, Desember, Januari tidak ada paceklik, “ jelasnya (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.