MEDANHEADLINES – Agar dapat memetakan kondisi politik di daerah masing-masing, Kementerian Dalam Negeri (Kememdagri) meminta agar pemerintah daerah (pemda) bisa memanfaatkan teknologi informasi Sebab, kecepatan dan keakuratan dalam setiap penyajian data sangat diperlukan di era sekarang ini.
Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri (Dirjen Polpum) Soedarmo mengatakan, jajaran kesabangpol daerah merupakan mata telinga kepala daerah untuk memantau setiap permasalahan di daerah. Untuk itu perlu masukan informasi didukung data/fakta lapangan.
“Pemetaan politik akan menjadi evaluasi terhadap situasi dan kondisi politik yg berkembang dinamis sehingga menjadi bahan deteksi dini terhadap gejolak yg ada dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa”, ujar Soedarmo.
Ia juga mengatakan pemetaan politik ini nantinya akan mengintegrasikan permasalahan yang terkait juga dengan semua bidang di Ditjen Polpum seperti masalah ideologi, wawasan kebangsaan, ekonomi, sosial dan kebudayaan serta konflik sosial,” tambah Soedarmo.
Selain itu, Ia berharap semua jajaran Kesbangpol mulai dari tingkat provinsi, dan kabupaten/kota sudah siap untuk meng-Input data sesuai dengan muatan aplikasi sistem informasi politik dalam negeri.
“Dari semua itu dibutuhkan kedisiplinan dalam tugas sehingga yang kita kerjakan adalah untuk kepentingan bangsa dan negara”, harap Soedarmo.(red)












