MEDANHEADLINES – Dampak Asap dari Kebakaran lahan dan hutan di wilayah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh semakin mengkhawatirkan karena mulai menyebabkan warga menderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (Ispa).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Aceh Barat, Adi Yunanda, mengatakan, sejak tiga hari lalu beberapa wilayah di aceh barat mengalami asap tebal dan kondisinya sudah jauh diatas normal dan hampir semua kecamatan diselimuti asap hingga merambah kawasan pedalaman, masyarakat juga banyak yang sudah mengeluh panasnya tenggorokan akibat menghirup asap pekat.
“Jangankan anak-anak sekolah, kita dewasapun saja sangat terasa. Kita berharap upaya pemadaman dengan Helikopter Bom Air BNPB dapat segera mengatasi bencana daerah kita,” jelas Adi Yunanda, Rabu (26/7/2017)
dari informasi yang diperoleh, Sedikitnya delapan orang pelajar di sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) Cot Seumeureung, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh harus dilarikan ke puskesmas Samatiga karena mengalami sesak nafas akibat menghirup asap pekat yang mengepung lingkungan sekolah.
“Pagi tadi mereka dibawa oleh pihak sekolah karena sesak nafas, kemudian kita tanggani. Beberapa diantaranya bisa langsung pulang dan ada juga yang mesti harus di rawat inap,”sebut Lola Alfira, salah seorang petugas medis di Puskesmas Samatiga, di Meulaboh.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) mengerahkan dua pesawat udara water bombing untuk menanggulangi kebakaran lahan di Aceh Barat.
Pada Rabu (26/7/2017) pagi satu unit Helikopter jenis MI -17 VN disiapkan untuk melakukan Bom Air, Daerah pertama sasaran pengeboman air di Kabupaten Aceh Barat.(red)











