MEDANHEADLINES.COM, Medan – Bakal calon Wali Kota Medan, Drs. H. Rahudman Harahap, MM, berdiskusi sembari menikmati kopi bersama anak-anak muda di Sekata Kopi, Jalan Sei Batu Gingging Medan, pada Rabu (10/7/2024) malam.
Diskusi yang dihadiri mahasiswa dan pegiat ekonomi kreatif ini bertujuan untuk mengenal sosok dan visi-misinya Rahudman Harahap jika terpilih menjadi pemimpin di Pilkada Kota Medan 2024 mendatang.
Pada kesempatannya, ketua panitia Raka Aulia Rambe SH mengatakan, diskusi ini diadakan untuk menjembatani komunikasi antara Rahudman dan anak-anak muda serta pegiat kreatif.
“Mereka hanya mendengar kinerja Rahudman sewaktu memimpin sebagai Wali Kota Medan. Kali ini, kami ingin mereka berdialog langsung dengan Wali Kota ke-15 tersebut,” ujar Raka.

Di kesempatan yang sama, Rahudman menyebut bahwa sektor ekonomi kreatif sangat penting dan sebagai salah satu pilar utama menciptakan lapangan kerja baru di Kota Medan. Oleh karena itu, dia berkomitmen untuk mendukung industri kreatif melalui kebijakan inovatif dan proaktif.
“Jika terpilih, saya akan memastikan pelaku ekonomi kreatif mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah kota. Saya siap berkomunikasi dengan anak muda dalam pengembangan ekonomi kreatif ini,” ucapnya.
Rahudman memaparkan rencananya untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi warga Medan. Ia menyadari bahwa salah satu tantangan terbesar yang dihadapi kota ini adalah tingginya angka pengangguran, terutama di kalangan anak muda.
“Jika Allah mengizinkan saya kembali memimpin kota, kita akan kembangkan program pelatihan keterampilan bagi pemuda. Mendirikan pusat-pusat inovasi yang dapat menampung ide-ide kreatif. Kita harus memanfaatkan potensi anak muda untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Ketua IPHI Provinsi Sumut itu.

Selain itu, Rahudman turut menyoroti persoalan keamanan, di antaranya begal dan genk motor yang sudah sangat meresahkan warga Kota Medan.
“Kota yang aman adalah kunci untuk menarik investasi dan menciptakan lingkungan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi, sehingga lapangan pekerjaan bisa terbuka luas,” katanya.
Hal itu juga menjadi komitmen mantan Wali Kota Medan peraih piala Adipura untuk kategori Kota Metropolitan, pada 2012 lalu. Caranya dengan melibatkan dan peran aktif masyarakat.
“Kita akan libatkan warga untuk menciptakan keamanan kota, seperti mengaktifkan kembali Siskamling di tiap lingkungan. Meningkatkan kerja sama antara pemerintah kota dan aparat keamanan, untuk memastikan setiap warga Medan merasa aman dan nyaman,” ucapnya tegas.
Rahudman juga berkomitmen untuk memfasilitasi dialog dan kegiatan kepemudaan yang produktif. Tujuannya mencegah generasi muda agar tidak terjerumus penyalahgunaan narkotika dan pergaulan bebas.
Mewakili peserta diskusi, Gibran menyampaikan keluh kesahnya terkait sempitnya lapangan kerja di Kota Medan. Ia meminta solusi konkret dari Rahudman.
“Saya senang bisa berdiskusi langsung dengan Pak Rahudman. Visi dan misinya relevan dengan kami (anak muda). Tapi kami butuh program yang benar-benar bisa membantu mendapatkan pekerjaan setelah lulus,” ucap konten kreator tersebut.
Menanggapi pertanyaan Gibran, Rahudman memaparkan program magang bagi anak muda.
“Kita akan mengadakan pelatihan kerja dan keterampilan, lalu memagangkan mereka ke berbagai perusahaan. Kita pastikan mereka bisa mendapat pekerjaan setelah magang,” katanya.
Melalui motto ‘Hari Ini Harus Lebih Baik dari Kemarin’ dan tagline ‘Ini Baru Medan’, Rahudman menegaskan bahwa dia akan memimpin dengan hati, bukan dengan kekuasaan. Kemudian akan melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan, karena mereka adalah subjek pembangunan bukannya objek.
“Untuk percepatan pembangunan di Kota Medan, kita akan bentuk tim percepatan pembangunan, dan di dalam tim ini akan ada yang khusus mengurusi bidang kepemudaan dan ekonomi kreatif di luar OPD yang ada,” katanya.
Rahudman juga mengajak kaum muda yang telah memiliki hak pilih untuk berperan aktif di Pilkada pada 27 November 2024. Dia menekankan bahwa partisipasi aktif dari generasi muda ini sangat penting dalam menentukan masa depan ibu kota Provinsi Sumut ini.
“Suara kalian sangat berarti. Pilkada adalah kesempatan untuk memilih pemimpin yang benar-benar memahami kebutuhan dan aspirasi kalian. Saya mengajak semua anak muda agar jangan hanya menjadi penonton, tapi harus jadi pemain dan bagian dari perubahan,” pungkasnya.(RIL)












