Medan  

Diisukan Buka Selama Puasa, Pemilik: Refleksi SPA Premiere Komitmen Hormati Bulan Suci Ramadan

Refleksi SPA Premiere
Situasi sepi Refleksi SPA Premiere milik Edo Fandy pada saat pihak Polda Sumut mendatangi lokasi beberapa hari lalu. Polisi mendapat laporan bahwa tempat tersebut beroperasi di bulan puasa. Namun ketika dicek langsung tidak ada kegiatan atau tutup selama puasa. (Foto: Istimewa)

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pemilik Refleksi SPA Premiere, Edo Fandy mengatakan dengan tegas bahwa usahanya berkomitmen tidak beraktivitas selama bulan suci Ramadan. Dia melakukan hal tersebut untuk menghormati umat Islam yang menjalani ibadah puasa.

Bahkan, manajemen Refleksi SPA Premiere menerapkan kebijakan tidak beroperasi jauh sebelum bulan Ramadan di setiap tahun. Selain menghargai sesama umat beragama, langkah itu untuk menghindari tudingan negatif dari sejumlah pihak yang memiliki kepentingan pribadi.

Menurut Edo Fandy, sudah selayaknya antar umat beragama untuk saling menghormati dan menghargai. Oleh sebab itu dia memutuskan untuk menutup usahanya selama bulan suci Ramadan.

“Iya bang, selama bulan Ramadan kita tidak buka. Kita hargai orang yang berpuasa. Kita melakukan ini sudah tiap tahun, bang,” kata Edo kepada wartawan di Komplek MMTC, Kamis (21/3/2024).

Edo menjelaskan, Refleksi SPA Premiere miliknya merupakan usaha di bidang jasa kesehatan. Pun begitu, dia tetap memilih untuk tidak beroperasi di bulan puasa. Tujuannya untuk menghindari penilaian buruk atau negatif dari sejumlah pihak jika usahanya tetap buka.

Pun begitu, masih ada saja ada sejumlah pihak yang diduga memiliki kepentingan menyebarkan informasi bohong atau hoaks tentang usahanya tersebut. Mereka mengatasnamakan bulan Ramadan demi kepentingannya.

“Kalau pun mau beraktivitas gak apa-apa, bang. Sebab izin kita lengkap. Tapi karena kita menghargai bulan Ramadan, saya mengambil komitmen untuk tidak buka. Itu pun masih ada saja orang yang menyebarkan informasi berita bohong atau hoaks,” ucapnya.

Diisukan beroperasi selama puasa

Meskipun tidak beraktivitas, lanjut Edo, beberapa hari lalu lokasi usahanya sempat dipublikasikan oleh oknum yang diduga memiliki kepentingan pribadi ke Medsos. Bahkan ada orang yang mengaku wartawan memberikan informasi hoaks ke pihak Polda Sumut, yang menyebut usahanya tetap buka di bulan puasa.

“Personel Polda Sumut sempat datang ke lokasi, katanya mereka mau mengecek kebenaran informasi yang disampaikan oleh seseorang yang mengaku wartawan. Hasilnya nihil, karena kita tidak ada beraktivitas selama bulan puasa,” pungkas Edo.

Pekerja yang tinggal di Refleksi dan SPA Premiere, Ozi juga menyampaikan bahwa selama bulan Ramadan tidak ada aktivitas apa pun di tempatnya bekerja.

“Saya dan beberapa teman lainnya yang menjaga ruko ini selama bulan puasa bang. Kalaulah pintu ruko ada terbuka, wajarlah bang, kan gak mungkin kami selalu di dalam dan tidak keluar,” ucap Ozi menguatkan keterangan pemilik.

Pantauan wartawan di lokasi, pada Kamis malam, lokasi Refleksi dan SPA Premiere tampak tertutup bahkan tidak terlihat aktivitas apa pun. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.