Medan  

Terpilih Sebagai Ketua, dr Ery Suhaimi Ingin IDI Medan Beperan Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan

MEDANHEADLINES.COM – Sebanyak 707 anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Medan di tengah kesibukannya sebagai tenaga medis ambil bagian menggerakan roda organisasi. Mereka datang mengikuti Musyawarah Cabang (Muscab) dalam suksesi kepemimpinan organisasi dokter itu di Karabia Boutique Hotel, Selasa (6/8/2022).

Pada Muscab kali ini, dr Ery Suhaimi terpilih menjadi Ketua IDI Kota Medan periode 2022-2025 setelah melalui voting pemilihan suara langsung.

Ery mendapat total 456 suara sementara pesaingnya dr Wijaya Juwarna mendapatkan 83 suara dan dr Dedi Ardinata meraih 167 suara, 1 suara dinyatakan batal karena tak memenuhi ketentuan.

Menjadi ketua terpilih, Ery mengaku ingin mengawali organisasi tersebut dalam mengaktualisasikan peranan dan fungsi IDI secara sepenuhnya. “Langkah awal yang pasti kita akan mengaktualisasi peran IDI, banyak PR yang perlu dibenahi,” katanya.

IDI, lanjut Ery adalah rumah besar bagi para dokter, sehingga harus dapat menjadi wadah yang memberi manfaat khususnya dalam peningkatan kualitas dokter guna mendukung peningkatan pelayanan kesehatan.

“Saya berharap setiap ada permasalahan dokter dalam menjalani pelayanan kesehatan itu selalu ada yang mengayomi, yang mengayomi itu pasti rumah besarnya, yakni IDI. Jadi kita ingin mengembalikan peranan dan fungsi itu sesuai dengan AD/RT yang ditetapkan di muktamar. Kita ingin manfaat IDI bisa dirasakan oleh semua anggota,” katanya.

Ery menyebut, dalam waktu dekat secepatnya adalah menyusun kepengurusan sehingga dapat menentukan program kerja dan segera merekrut anggota baru.

“Kita diberi waktu 14 hari menyusun kepengurusan. Program utama nanti selain mengaktualisasi peran IDI juga ada perekrutan. Saat ini anggota IDI ada 9000 dan yang aktif ada 6000 orang, hari ini forum hanya 700an orang karena banyak yang kerja, berhalangan hadir,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IDI Medan Demisioner dr Wijaya Juwarna mengaku Ery sebagai ketua terpilih cukup mumpuni dalam memajukan IDI Kota Medan. Ia berharap Ery memiliki tim yang kompak dan bisa saling mendukung.

“Saya harap IDI Kota Medan bisa lebih baik ke depan, karena dinamika cukup tinggi sekarang ini dan Ery cukup mumpuni untuk itu. Semoga timnya bisa membackup dengan baik. Hal pertama yang harus disiapkan Ery adalah konsolidasi kepengurusan karena kalau tak ada struktur inti, tidak bisa bekerja apalagi saat ini ada banyak gugatan, banyak problem dan saya tahu Ery sudah punya rumus untuk menyelesaikan masalah yang ada,” ujar Wijaya. (div)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.