Tolak Kebijakan Yang Tak Pro Rakyat, Ratusan Mahasiswa Unjuk Rasa di Kantor DPRD Sumut

Unjuk rasa mahasiswa di DPRD Sumut (ist)

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung plus menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara, Rabu (13/4).

Dalam unjuk rasa ini, Mahasiswa mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk membatalkan segala kebijakan yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat, termasuk kanaikan harga bahan bakar minyak dan menolak kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 11 persen.



“Itu tidak pro rakyat. Selain tuntutan ini, kami juga menolak kenaikan harga sembako dan juga meminta Presiden mengkaji ulang pemindahan Ibu Kota Negara,” tegas Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Medan, Irwan Maranata dari atas mobil komando

Kelompok Cipayung Plus yang Terdiri dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Medan, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Kota Medan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Medan, Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Medan, PC HIMMAH Kota Medan, dan KAMMI Medan ini pun kemudian menunjuk masing-masing perwakilannya untuk melakukan Orasi secara bersama-sama


Menanggapi Aksi Mahasiswa ini, Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting yang langsung bertemu mahasiswa mengatakan sepakat dengan semua tuntutan yang disuarakan mahasiswa dan akan segera menyampaikannya ke Pemerintah Pusat.

“Apa yang kawan-kawan sampaikan saya rasakan. Apa yang kalian ingin kami juga menginginkannya. Kami anggota DPRD Sumut mendukung semua aspirasi mahasiswa,” ucap Baskami saat menerima ratusan pengunjuk rasa, sembari membubuhkan tanda tangan sebagai tanda kesepakatan terkait sejumlah tuntutan mahasiswa untuk disampaikan ke Pemerintah Pusat. (red)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.