MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pemprov Sumatera Utara bekerjasama dengan sejumlah produsen menggelar operasi pasar dengan mengirimkan 40.000 Liter Minyak goreng ke 33 Kabupaten/kota.
Hal ini dilakukuan sebagai upaya untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng di pasaran
“Kemarin kita melakukan pertemuan dengan beberapa produsen, mulai 1-5 Maret mereka akan melakukan operasi minyak goreng di daerah, tata-rata 40.000 liter per kabupaten/kota,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut, Aspan Sofian Seperti dilansir dari Antara, Rabu (23/2)
Sebelumnya, diakui Aspan telah dilakukan distribusi minyak goreng ke daerah. Akan tetapi ada kendala perihal pengiriman.
“Ada keterlambatan pendistribusian beberapa produsen ke kabupaten/kota akibat jalur distribusi, demikian juga ketersediaan infrastruktur lainnya,” katanya.
Aspan menegaskan bahwa ketersediaan minyak goreng di Sumut masih mencukupi. Bahkan, menurut dia produsen masih bisa melakukan ekspor.
“Rata-rata kebutuhan Sumut itu sekitar 45.500 ton per bulan, dan Insya Allah masih tercukupi. Produsen bahkan masih bisa mengekspor,” bilangnya.
Kelangkaan minyak goreng di pasaran salah satu alasannya, kata Aspan, yakni adanya kepanikan di tengah-tengah masyarakat.
“Kita harapkan dan mengimbau kepada masyarakat kita untuk tidak panik buying karena kita secara kuantitatif jumlah minyak goreng masih cukup untuk di Sumut. Kita harapkan masyarakat membeli sewajarnya,” katanya. (red)












