Tendang dan Banting Kucing, Bek Westham Kurt Zouma Terancam Penjara

Kurt Zouma

MEDANHEADLINES.COM – Bek West Ham United, Kurt Zouma terancam tuntutan penjara setelah video menyiksa kucing peliharaannya beredar luas di media sosial dan viral.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan Kurt Zouma awalnya mengejar seekor kucing ras Bengal yang berada di dalam rumahnya.

Setelah berhasil menangkap kucing tersebut, Kurt Zouma malah menendang seolah menganggap hewan peliharaannya itu seperti bola.



Tak sampai disitu, Zouma kembali mengejar-ngejar kucing tersebut sampai salah seorang anak berhasil menangkapnya kemudian ditaruh di atas meja.

Dalam momen itu, Zouma kemudian melepaskan tamparan pada kucing tersebut sampai hewan itu terjengkang ke belakang dan jatuh dari meja.

Menurut laporan yang beredar, diketahui bahwa momen Zouma menganiaya kucing direkam dari belakang oleh saudara laki-laki sang pemain.

Usut punya usut, The Sun melaporkan jika Zouma tega melakukan itu setelah dibuat kesal melihat kucing seharga Rp38 miliar itu membuat rumahnya berantakan.

Namun dampak dari beredarnya video penganiayaan kucing ras Bengal tersebut justru panjang, tak hanya mendapat amukan dari netizen tetapi juga tuntutan hukum serius.

Pihak West Ham United selaku klub yang menaungi pemain asal Prancis itu pun segera mengambil sikap dan mengutuk keras perlakuan salah satu pemainnya.

“West Ham United tanpa pamrih mengutuk tindakan pemain kami, Kurt Zouma, dalam video yang telah beredar,” bunyi pernyataan klub dikutip dari Sportbible.

“Kami telah berbicara dengan Kurt dan akan menangani masalah ini secara internal, tetapi kami ingin menjelaskan bahwa kami sama sekali tidak memaafkan kekejaman terhadap hewan.”


Sementara Zouma juga sudah melontarkan permintaan maaf atas perbuatan tercelanya terhadap hewan peliharaannya.

“Saya meminta maaf atas tindakan saya. Tidak ada alasan untuk perilaku saya, yang saya sesali dengan tulus,” ucap Zouma.

“Saya juga ingin mengatakan betapa menyesalnya saya kepada siapa pun yang kecewa dengan video itu dan meyakinkan semua orang bahwa kedua kucing kami baik-baik saja dan sehat.

“Mereka dicintai dan dihargai oleh seluruh keluarga kami, dan perilaku ini adalah insiden terisolasi yang tidak akan terjadi lagi,” imbuhnya. (red/suara.com)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.