Terkait Lanjutan Kasus Dugaan Perselingkuhan Mantan Kasat Reskrim Polres Sergai, Kabid Propram Polda Sumut Susah Dikonfirmasi

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propram) Polda Sumut terkesan tertutup dalam menangani kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan mantan Kasat Reskrim Polres Sergai AKP DIL, dengan seorang perwira Polwan Ipda YF. Sebab, sejak kasus ini mencuat publik belum mengetahui apa sanksi yang diberikan kepada kedua perwira tersebut.

Bahkan, Kabid Propram Kombes Pol Donald Simanjuntak yang dikonfirmasi wartawan terkait perkembangan kasus pada Sabtu (18/12/2021), belum bersedia memberikan keterangan. Pasalnya, sambungan telepon dan pesan singkat yang dilayangkan tidak mendapatkan jawaban.

Padahal, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak sudah angkat bicara dan tidak membantah perihal kasus dugaan perselingkuhan yang menyeret AKP DIL dan oknum perwira Polwan tersebut.

“Kalau (oknum) itu pacaran. Tapi dia sudah punya istri,” kata Panca kepada wartawan, Selasa (26/10/2021) lalu.

Jenderal bintang dua itu bahkan mengaku bahwa kasus dugaan perselingkuhan yang menyeret anak seorang Kapolres di jajaran Polda Sumut, ini sudah ditangani pihaknya.

“Sudah kita proses. Dan yang bersangkutan kita tarik (tidak menjabat Kasat),” kata Panca tegas.

Akan tetapi, sampai saat ini publik belum mengetahui perkembangan akhir dari kasus tersebut. Mulai dari apakah keduanya sudah menjalani sidang kode etik atau sanksi seperti apa yang diberikan kepada mereka.

Keadaan ini sedikit berbeda dengan kasus yang menyeret dua personel di Polres Pati. Aiptu M dan Polwan Bripka ARP langsung ditindak tegas dengan menjalani sidang kode etik dan rekomendasikan dipecat (PTDH) karena ‘terseret’ kasus dugaan perselingkuhan.

Perbedaan penanganan kasus yang terjadi di Polda Sumut dengan Polres Pati menjadi pertanyaan di kalangan masyarakat. Hal ini tidak bisa dibiarkan karena bisa membuat kepercayaan publik kepada institusi Polri semakin berkurang. (Fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.