Terkait Penganiayaan Tahanan Hingga Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Ilustrasi per(shutterstock)

MEDANHEADLINES.COM,Medan – Aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan terkait kasus penganiyaan hingga tewas terhadap seorang tahanan dalam dugaan pencabulan bernama Hendra Syahputra

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Muhammad Firdaus Mengatakan, Pihaknya tengah memeriksa 6 orang tahanan termasuk diantaranya seorang kepala kamar

“Iya benar ada 6 orang tahanan yang kita periksa hingga saat ini diantaranya berinisial TR,WS, J, NP, HS,serta HM, (44 ), ” Jelasnya



Firdaus juga mengatakan, Secara pribadi maupun institusi pihaknya juga telah mendatangi rumah duka, di kompleks Taman Setia Budi Indah, Blok GG.

” Saya datang ke rumah duka atas nama pribadi dan institusi mengucapkan rasa turut berbela sungkawa dan berduka cita atas meninggalnya Hendra Syahputra. Atas peristiwa ini kami akan melakukan penyelidikan dan menunggu hasil OUTOPSI dari rumah sakit Bhayangkara,”jelasnya.

Sebelumnya, Korban pada hari Senin (22/11) pukul 10.00 WIB mengalami demam lalu dibawa ke URKES untuk mendapatkan pengobatan. Kemudian pada tanggal 23 November sekira pukul 3.30 WIB demamnya semakin tinggi hingga akhirnya pada malam harinya sekira pukul 22.00 WIB dinyatakan meninggal dunia oleh dokter
Sementara itu, Adik kandung korban bernama Hermansyah mengatakan bahwa sebelum meninggal dunia, korban sempat meminta sejumlah uang dari mulai Rp.100.000 hingga Rp.5.000.000.


“Ada kepala kamar tahanan yang meminta sejumlah uang seratus ribu, lima ratus ribu dan sudah kami kirimkan melalui transfer, ada bukti transfer dan rekaman percakapan. Namun yang lima juta tidak kami kasih, awalnya Abang kami ini diamankan lantaran dituding sebagai pelaku cabul lalu Abang kami ini, kami serahkan ke Polsek Pancur Batu, namun karena disana tidak punya unit lalu diserahkan dengan sehat ke Polrestabes Medan, eh dapat kabar kami udah ninggal, pada tubuh korban banyak bekas lebam seperti dianiaya. Kami sudah mengambil langkah hukum dengan mengotopsi jenazah abang kami, dan saya minta agar polisi segera mengungkap kasus ini,”sebut Hermansyah.(red)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.