Ragam  

Kritik Pidato Jokowi di KTT Cop 26, Pema USU : Seperti Mengemis dan Tak Substantif

Menteri koordinator Bidang kebijakan dan pergerakan PEMA USU Abdul Halim Wijaya Siregar

MEDANHEADLINES.COM, Medan- Pemerintahan Mahasiswa USU menyampaikan kekecewaannya terhadap Pidato Presiden Jokowi di KTT COP26 yang berlangsung di Glasgow,  Skotlandia.

COP26 atau disebut conferensi of parties dimulai dari 31 Oktober hingga 12 November yang lalu merupakan agenda terbesar dalam membahas terkait iklim di dunia dan yang lainnya.

Mahasiswa menganggap, Apa yang disampaikan jokowi dalam konferensi tersebut telah melukai masyarakat adat yang dimana dalam pidato presiden Jokowi tidak ada membahas tentang peranan masyarakat adat dan masyarakat lainnya dalam menjaga alam



Menteri koordinator Bidang kebijakan dan pergerakan PEMA USU Abdul Halim Wijaya Siregar mengatakan, Pidato itu Tak memiliki substantif yang nyata dan juga tidak  melibatkan peran masyarakat adat dalam menjaga alam dan menghadapi krisis iklim.

“Jokowi Sama sekali tak menyebut peranan masyarakat adat dalam menjaga krisis iklim, Ia malah lebih fokus pada perdagangan karbon dan mobil listrik,” Jelasnya


Halim juga mengatakan, Indonesia Seperti mengemis kepada negara maju atas perdagangan karbon.

” Apa yang disebut sebagai capaian pemerintah itu  berbanding terbalik dengan yang terjadi di wilayah adat, misalnya seperti di  Masyarakat Adat Kinipan di Kalimantan Tengah yang wilayah adatnya dan pohonnya, ditebang habis oleh perusahaan sawit.” Ungkapnya lagi.

Diketahui, KTT COP26 yang digelar di Glasglow , Skotlandia. Yang membahas tentang perubahan iklim serta sikap global atas isu isu perubahan iklim.

Konferensi Tersebut sebagai momentum para negara untuk memperbarui gagasan yang telah disepakati dan adapun tujuan COP26 yang dilansir di situs resmi adalah yang pertama , menjaga komitmen batas kenaikan suhu 1,5 derajat Celsius, kedua beradaptasi untuk melindungi masyarakat dan habitat alami, ketiga mobilisasi keuangan, keempat kerja sama dan komitmen.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.