Warga Langkat Temukan Mayat Perempuan di Aliran Parit Kebun

Istimewa

MEDANHEADLINES.COM, Stabat – Sesosok Mayat perempuan tanpa indentitas ditemukan warga dalam keadaan mengapung di aliran parit perkebunan PTPN II, Jalan Proklamasi, Lingkungan X, Kelurahan Kuwala Bingai, Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat, Minggu (12/9) pukul 08.30 WIB.

Penemuan mayat yang diperkirakan berumur 35 hingga 40 tahun tersebut dengan ciri-ciri bentuk wajah bulat rambut hitam, tinggi badan sekitar 164 sentimeter.



Saat ditemukan seluruh kulit di sekujur tubuh sudah mengelupas,Sehingga Diperkirakan mayat itu sudah meninggal sekitar 2 hingga 3 hari, karena kondisi mayat sudah berbau busuk.

Penemuan mayat yang ditaksir berumur sekitar 35-40 Tahun ini dibenarkan oleh Kasubag Humas Polres Langkat, Iptu Joko Sumpeno.

“Iya benar, kita menerima laporan dari warga yang menemukan mayat dalam keadaan terapung dengan posisi telungkup,” ujarnya


Dikatakannya, Peristiwa tersebut berawal dari saksi Sofian warga Pasar VII, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, yang mencium bau busuk pada saat melintas di Jalan Proklamasi dekat Titi Penceng.

” Karena penasaran, dicarilah sumber bau busuk tersebut dan menemukan mayat sudah terapung dalam keadaan terlungkup di parit Perkebunan PTPN II,” Jelasnya

Atas penemuan itu, Sofian melaporkan hal kepada Kadus dan personel Polsek Stabat. Selanjutnya petugas meluncur ke TKP dan menemukan mayat perempuan sudah berbauk busuk tidak memakai baju dalam keadaan telungkup.

Selanjutnya mayat tersebut di evakuasi dari dalam aliran parit dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara Medan.

“Sejauh ini tidak ada ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh mayat. Bahkan menurut keterangan saksi-saksi di lokasi, mayat itu diduga orang gila,”Pungkasnya (red)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.