Mengenal Retorika Sebagai Ilmu Berbicara

MEDANHEADLINES.COM – Mungkin sebagian orang belum mengerti apa itu retorika, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia retorika adalah keterampilan berbicara secara efektif serta seni pidato ang muluk muluk dan bombastis.

Retorika juga disebut sebagai sebuah teknik pembujuk-rayuan secara persuasi untuk menghasilkan bujukan dengan melalui karakter pembicara, emosional atau argumen (logo), yang awalnya Aristoteles mencetuskan dalam sebuah dialog sebelum The Rhetoric dengan judul ‘Grullos’ atau Plato menulis dalam Gorgias, secara umum ialah seni manipulatif atau teknik persuasi politik bersifat transaksional dengan menggunakan lambang untuk mengidentifikasi pembicara dengan pendengar melalui pidato.

Secara filosofis, retorika dapat dirunut dari nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Filsuf Aristoteles mempertegas bahwa emosi manusia bervariasi dan ini dapat dipergunakan oleh seorang orator atau pembicara untuk mempengaruhi audiensnya. Aristoteles pun memberikan pengertian bahwa retorika sebagai seni yang memiliki nilai-nilai tertentu. Nilai itu adalah kebenaran dan keadilan yang mempunyai kekuasaan dan kekuatan dalam masyarakat.

Bagi Aristoteles, retorika memiliki beberapa fungsi, yaitu pengetahuan yang mendalam tentang retorika dan latihan-latihan yang dilakukan bisa mencegah retorika digunakan sebagai alat penipuan, retorika sangat berguna sebagai sarana untuk menyampaikan instruksi dan retorika sama halnya dengan dialektik yang dapat memaksa orang untuk berpikir dan mengajukan pertanyaan.

Dalam ilmu komunikasi, retorika dan public speaking tidak terlalu dibedakan pengertiannya.

a) Public speaking atau retorika adalah suatu komunikasi tempat komunikator berhadapan langsung dengan massa atau berhadapan dengan komunikan atau audiens. Public speaking atau retorika dibedakan dengan komunikasi massa. Alasannya komunikasi massa adalah jenis komunikasi yang menggunakan media massa, sedang public speaking atau retorika adalah komunikasi langsung dengan massa.

b) Public speaking atau retorika digolongkan pada komunikasi massa. Alasannya bahwa public speaking atau retorika harus dibedakan dengan pidato-pidato lain. Public speaking adalah bentuk komunikasi berupa pembicaraan yang diucapkan seseorang di depan orang banyak/massa mengenai sesuatu masalah sosial. Public speaking atau retorika mempunyai ciri-ciri khusus, yakni public speaking harus diucapkan di depan orang banyak/massa; yang menjadi topik dalam pembicaraan adalah menyangkut orang banyak, menyangkut masalah sosial. Public speaking atau retorika tidak mungkin membicarakan masalah perorangan kecuali masalah tersebut menyangkut orang banyak. Pada dasarnya, terdapat perbedaan antara pidato-pidato yang diucapkan di depan kelompok kecil atau kelompok yang terbatas dengan public speaking atau retorika. Pidato di depan kelompok kecil/ terbatas sudah mempunyai nama sendiri-sendiri, misalnya ceramah, kuliah, briefing, dan sebagainya.

c) Tujuan public speaking atau retorika digunakan untuk menyadarkan dan membangkitkan orang banyak atau mengenai masalah sosial sehingga tidak perlu digunakan suatu uraian ilmiah rasional. Tujuan retorika terutama berusaha mempengaruhi audiens atau komunikan. Yang perlu diperhatikan ialah retorika merupakan teknik pemakaian bahasa secara efektif yang berarti keterampilan atau kemahiran dalam memilih kata-kata yang dapat mempengaruhi komunikan sesuai dengan kondisi dan situasi komunikan tersebut.

d) Retorika dan pidato dibedakan sebagai berikut. Pertama, retorika diidentikkan dengan public speaking, yakni salah satu bentuk komunikasi dengan audiens yang cukup banyak, bahkan ada yang menggolongkan retorika sebagai komunikasi massa. Kedua, pidato dapat terjadi dalam suatu group communication (komunikasi kelompok kecil misalnya ceramah dalam kelas) atau large group communication (komunikasi kelompok yang cukup besar, misalnya pada waktu seseorang memberi informasi sebelum ada pertunjukan sandiwara di alun-alun). Ketiga, retorika dan seni pidato tidak ada perbedaan yang mendasar

Tanpa kita sadari retorika ini sangat penting di dalam kehidupan apalagi untuk kita para mahasiswa, kita harus memiliki retorika yang baik agar menyampaikan suatu materi dapat tersampaikan dengan jelas. Dengam mempelajari ilmu retorika ini kita juga bisa berbicara dengan efektif. Retorika juga disebut sebagai ilmu berbicara, dimana seseorang diajarkan bagaimana cara menyampaikan suatu ide atau gagasan dengan baik dan benar, bagaimana seseorang menyampaikan dngan tidak gugup dan lancar.

Setiap orang pastinya memiliki kemampuan yang berbeda, ada yang ingin menyampaikan sesuatu tetapi tidak mengerti bagaimana cara menyampaikannya. Serta setiap orang dianugrahi kemampuan yang cukup untuk berkomunikasi,dan kemampuan beretorika yang baik. Tetapi semua itu tidak selalu dimiliki secara tiba-tiba, tidak juga dengan keturunan.

Setiap kemampuan juga harus diawali dengan pengasahan dan pembelajaran yang baik agar mencapai hasil yang memuaskan, maka dari itu kita harus mempelajari ilmu retorika atau ilmu berbicara ini juga dengan giat. Keberhasialan seseorang dalam beretorika tergantung pada usaha yang dilakukan untuk mengembangkan kemampuannya serta berlatih dan mengasah terus apa yang sudah ia miliki.

Ilmu berbicara ini sangat kita peeerlukan dimasa sekarang dan yang akan datang, karena ketika kita memiliki retorika yang baik, kita memiliki suatu penarik tersendiri agar dicari orang. Ilmu ini juga disebut ilmu yang dapat mempengaruhi dan menguasai manusia, dengan argumen-argumen yang menarik. (liliana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *