Jokowi: Saya Tak Berminat Jadi Presiden Tiga Periode

Presiden Jokowi menerima rombongan Amien Rais untuk membahas kasus penembakan 6 laskar FPI di Istana Negara Jakarta, Selasa 9 Maret 2021 / [Sekretariat Presiden]

MEDANHEADLINES.COM – Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa dirinya tak berminat untuk maju kembali menjadi presiden untuk periode berikutnya. Dia menegaskan, Undang-Undang Dasar 1945 mengatur masa jabatan presiden hanya maksimal dua periode.

“Saya tegaskan, saya tidak ada niat, tidak berminat juga menjadi presiden tiga periode. Konstitusi mengamanatkan dua periode, itu yang harus kita jaga bersama-sama,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/3/2021).

Pernyataan Jokowi menjawab kecurigaan yang dilontarkan pendiri partai Ummat Amien Rais terkait adanya skenario agar Jokowi bisa terpilih lagi hingga tiga periode. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu memastikan kecurigaan terhadapnya menjabat presiden tiga periode tak bakal terjadi.

“Apalagi yang harus saya sampaikan? Bolak-balik sikap saya tidak berubah,” ucap dia.

Jokowi pun meminta kepada pihak-pihak yang mendengungkan isu politik tersebut agar tidak membuat kegaduhan baru. Pasalnya, kata dia, pemerintah saat ini fokus menangani pandemi Covid-19.

“Janganlah membuat kegaduhan baru. Kami saat ini tengah fokus pada penanganan pandemi,” katanya.

Sebelumnya, dalam akun youtube miliknya, Amien Rais mengungkapkan kecurigaannya terkait adanya usaha pemerintahan Jokowi menguasai seluruh lembaga tinggi negara. Hal itu menurutnya sangat berbahaya.

Politisi senior tersebut juga mengaku menangkap sinyal politik atau skenario yang mengarah agar Presiden Jokowi bisa terpilih lagi hingga tiga periode.

“Yang paling berbahaya sekarang adalah ada usaha-usaha yang betul-betul luar biasa, skenario, dan back up politik serta keuangannya itu, supaya Presiden Jokowi bisa mencengkeram lembaga tinggi negara khususnya DPR, MPR, DPD,” kata Amien Rais, Minggu (14/3).

“Tentu ini sangat berbahaya. Jadi sekarang ada semacam opini yang semula samar sekarang semakin ke arah mana rezim Jokowi melihat masa depannya,” sambungnya. (red/suara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *