Sumut  

Tingkatkan Kapasitas Tenaga Pendidik, Himpaudi Sumut Gelar Workshop Koordinasi Kelompok Kerja

MEDANHEADLINES.COM,Medan- Untuk meningkatkan Kapasitas tenaga pendidik anak usia dini di Wilayah Sumut, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Wilayah Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Workshop Koordinasi Pokja Bunda Paud Provinsi Sumatera Utara, Rabu (24/2)

Kegiatan Workshop yang digelar di kantor PKK Provinsi Sumatera Utara jalan Teuku Cik Ditiro No.8 ini berlangsung secara Semi virtual

Turut hadir dalam acara tersebut Bunda PAUD Sumut, Ny Nawal Edy Rahmayadi, Ketua Himpaudi Provinsi Sumatera Utara Masa Bakti 2020-2024, Tety Muharmi, S.Psi, M.Pd, Mewakili Kepala BKKBN Provsu, PKK Kab/Kota, Kepala Balai PAUD Sumut, Kadis PPA Sumut, Kepala Bapeda, Kadis pendidikan, Bunda paud kab/kota.

Dalam sambutannya, Ny Edy Rahmayadi menjelaskan, Paud holistik integratif merupakan pelayanan paud untuk melindungi dari kekerasan, meningkatkan kesehatan dan aspek perkembangan anak.

” Bersama-sama kita bergotong royong untuk membangun paud holistik-integratif untuk menciptakan generasi muda yg kreatif”, Ujarnya sembari membuka workshop.

Mewakili Kepala BKKBN Sumut, Olifia Asmara, Yang merupakan salah satu pemateri dalam workshop tersebut menjelaskan bahwa advokasi kepada Orangtua sangat penting untuk pendidikan anak usia dini dalam mengajari anak dalam memulai komunikasi yang mana akan mempengaruhi kembang tumbuh anak kedepannya juga merupakan dasar pada pembentukan karakter anak.

Ia juga menjelaskan pentingnya pelayanan yang dilakukan secara utuh, menyeluruh dan terintegritas antara kelompok BKB( bina keluarga balita), Posyandu, dan PAUD dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar anak.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Utara Hj. Nurlela, SH, M.AP Yang juga merupakan pemateri dalam workshop tersebut menerangkan bahwa Orangtua sebagai wadah dasar pengajar anak harus mengetahui dan memenuhi hak-hak Anak.

Menurutnya, pengasuhan anak harus menjadi tanggungjawab kedua orangtua untuk membentuk karakter yang memiliki keseimbangan baik emosional dan spiritual, buruk perilaku seorang anak merupakan gambaran keberhasilan pola pengajaran yang dilakukan Orangtua kepada anaknya.

Sedangkan Kepala BP PAUD dan Dikmas Sumut, Ulfa Maria sebagai pemateri ke III dalam Workshop Bunda PAUD Provinsi Sumatera Utara menjelaskan Tujuan khusus pengembangan anak usia dini holistik integratif sesuai Perpres 60 tahun 2013 yaitu terpenuhinya kebutuhan esensial anak usia dini secara utuh meliputi kesehatan, rangsangan pendidikan, pembinaan moral, pengasuhan sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai kelompok umur.

Ia juga menegaskan bahwa Orangtua harus memahami kewajiban dan tanggungjawabnya dalam memberikan perlindungan kepada anak dari segala bentuk kekerasan, penelantaran, perlakuan yang salah, dan eksploitasi dimanapun anak berada. (Pol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.