Kesembuhan Covid-19 Meningkat, Kamar Rawat Inap Pasien Di Medan Mulai Kosong

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Meski jumlah penularan virus Covid-19 di wilayah Medan masih terus terjadi, namun secara keseluruhan kondisinya sudah mulai membaik.

Hal ini dikarenakan banyaknya pasien yang telah berhasil sembuh dari Virus Tersebut.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Medan, Mardohar Tambunan menyebutkan, Dengan terus bertambahnya pasien sembuh, Maka kamar rawat inap di sejumlah rumah sakit yang sebelumnya dihuni pasien Covid mulai banyak yang kosong.

 

Hal ini menampik bahwa adanya kabar yang menyatakan bahwa kamar rawat inap di semua rumah sakit di Kota Medan sudan penuh akibat banyaknya Pasien Covid-19

“Tapi kita jangan sampai lengah, sebab Covid-19 ini datangnya tidak terduga dan kita tidak bisa mendeteksi orang yang terpapar Covid-19 atau Orang Tanpa Gejala (OTG),” inbaunya.

Mardohar yang juga merupakan Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kota Medan ini mengatakan, Pemko Medan terus meningkatkan strategi pemutusan rantai penyebaran virus, salah satunya dengan meningkatkan testing, tracing dan isolasi melalui puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Medan.

“Karena ketiga hal itu adalah langkah penting untuk menanggulangi virus ini. Lalu, 41 Puskesmas kita juga terus melakukan edukasi sosial, baik digolongan organisasi, pendidikan, para pelaku usaha dan kalangan lainnya,” pungkasnya.

Diketahui, Hingga Senin (9/11) Angka penularan Covid-19 di Kota Medan telah menembus angka 7 ribu lebih, sementara untuk yang sembuh sebanyak 5535 kasus dan 306 orang meninggal dunia

“Sedangkan pasien yang dirawat tinggal 1237 orang. Jumlah yang dirawat ini terus menurun, artinya jumlah pasien Covid-19 aktif terus menurun di Kota Medan,” ujarnya.

“Jadi kalau dibandingkan berdasarkan data Senin (2/11) lalu, Senin (9/11) kemarin ini banyak perubahan positif. Karena angka kesembuhan mencapai 355 orang atau lebih banyak dari angka penularan yang hanya mencapai 169 orang, lalu pasien yang dirawat juga turun 146 orang. Sedangkan yang meninggal bertambah 4 orang dalam satu pekan, artinya dalam satu minggu (7 hari), tidak setiap hari ada kasus kematian karena Covid-19 di Medan,” jelasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *