Sumut  

ReMan JaPan : Masyarakat Sibolga Sudah Pintar, Pasti Pilih Calon Yang Punya Visi Misi Pro Rakyat

MEDANHEADLINES.COM, Sibolga -Menuju kontestasi Pilkada Sibolga 2020, masyarakat Kota Sibolga sudah dihadapkan dengan tiga pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota yang sudah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sibolga. Ketiga pasangan calon pun sudah memaparkan visi dan misi di berbagai sektor. Dengan bingkaian janji, masyarakat diberi harapan bahwasanya Kota Sibolga akan lebih baik.

Wakil Sekretaris Harian Relawan Pemenangan Jamal Pantas (ReMan JaPan) Aditya Bratayuda Manalu Spd mengatakan, dalam kontestasi politik, masyarakat pastinya dihadapkan dengan pilihan. Dan pilihan hadir melalui tahapan proses pemilahan pemikiran, mana yang lebih baik.

“Pastinya, ada pemilahan dan akhirnya memilih. Saya pikir, masyarakat Kota Sibolga sudah pintar, dan masyarakat yang pintar pastinya memilih paslon calon yang punya visi dan misi pro rakyat. Siapa itu? Ya sudah pasti Jamal dan Pantas,” ujarnya saat berbincang dengan awak media, Senin (14/9/2020).

Alumni Ikatan Mahasiswa Tapanuli Tengah Sibolga (Imatatsi) ini menjelaskan, kemajuan daerah sangat tergantung kepada kualitas pemimpinnya. Sehingga Kota Sibolga harus memiliki kepala daerah yang mencatatkan prestasi gemilang bagi Kota Sibolga.

“Tahun 2020 ini merupakan momentum bagi perubahan Kota Sibolga ke depannya, melalui Pilkada yang akan berlangsung. Untuk itu Jamal Pantas adalah Calon pemimpin yang tepat akan membawa perubahan yang sangat baik bagi Kota Sibolga ke depannya,”ungkap Alumni Universitas Negeri Medan tersebut.

Ia pun mengajak seluruh stake holder, agar ikut serta menyukseskan Pilkada di Kota Sibolga.

“Mari kita masyarakat Kota SIbolga memilih pemimpin yang punya visi dan misi yang jelas serta pro kepada rakyat dan marilah kita junjung demokrasi untuk menyukseskan Pilkada serentak ini. Terkhusus pemuda, harus mengambil peran dalam pilkada kali ini, mengingat pemuda adalah generasi emas bangsa yang akan melanjutkan perjuangan-perjuangan yang terdahulu,”terangnya.

Menurut Aditya Pilkada tidak selesai dalam sehari, dan efeknya sampai lima tahun ke depan. Maka dari itu, masyarakat harus jeli dan cerdaa dalam memilih nahkoda yang akan mengurus hajat hidup orang banyak.

“Kami juga meminta kepada semua pihak untuk menjaga iklim demokrasi di Kota SIbolga dengan cara tidak menyebar hoax dan tidak melakukan black campaign dan Marilah kita gunakan hak suara kita dengan cara menjadi pemilih cerdas dan berkualitas pada Pilkada Serentak tahun 2020,”pungkas Aditya. (raj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.