Sudah Sembilan Dokter di Sumut Gugur Akibat Covid-19

Ilustrasi pemakaman Covid-19

MEDANHEADLINES.COM – Virus Corona atau Covid-19 yang melanda Indonesia tidak hanya menular ke masyarakat awam. Petugas medis yang bertugas juga bisa terpapar dan turut menjadi korban keganasan virus tersebut.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sumatera Utara (Sumut) mencatat ada sembilan dokter terpapar Covid-19 dan akhirnya meninggal dunia. Terbaru, seorang dokter muda spesialis paru yang gugur setelah dirawat selama 14 hari.

Ketua IDI Sumut Dokter Edy Ardiansyah mengatakan, dokter tersebut bernama Andhika Kesuma Putra. Kasus ini menambah jumlah dokter di Sumut yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

“Hingga saat ini ada sembilan dokter yang telah mendahului kita, enam dokter spesialis dan tiga dokter umum,” kata Edy Ardiansyah seperti dikutip dari suara.com sindikasi medanheadlines.com, Minggu (2/8)

Dijelaskannya, Andhika merupakan anggota IDI Cabang Medan. Ia ditugaskan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut di Rumah Sakit GL Tobing. Selain itu, dia juga bertugas di Rumah Sakit Colombia Asia untuk menangani pasien dengan kasus sama.

Andhika sempat menjalani perawatan di tempatnya bertugas selama 14 hari. Setelah beberapa hari dirawat ia akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu (1/8).

“Benar, kondisinya menurun setelah beberapa hari dirawat. Karena kekuatan tubuhnya yang tidak optimal beliau meninggal dunia,” ujarnya.

Menurutnya, riwayat para dokter meninggal dunia akibat terpapar setelah menangani pasien di sejumlah rumah sakit. Namun dia belum bersedia menjelaskan berapa jumlah dokter yang saat ini terpapar.

“Kalau berbicara berapa yang terpapar, kami baru dapat data beberapa. Kalau secara otentik kami tidak bisa sebutkan, silakan tanya ke gugus tugas,” pungkasnya. (Rha/Suara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.