Dua Kaki Perampok yang Bacok Kepala Korbannya Ditembak

Pelaku (di kursi roda) usai mendapat pengobatan di Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan (Handout)

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Tim Khusus Antibandit (Tekab) Polsek Medan Area bersama Polrestabes Medan menembak kedua kaki pelaku pencurian dengan kekerasan, Jumat (26/6) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir mengatakan, pelaku yang mendapat tindakan tegas dan terukur yakni Reza Wijaya alias Midun. Warga Jalan Ismaliyah, Kelurahan Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area, itu dilumpuhkan karena melakukan perlawanan pada saat pencarian barang bukti hasil kejahatan dilakukan.

“Kita sudah berusaha menghentikannya dengan melepaskan dua tembakan peringatan. Namun tak mengindahkan sehingga petugas terpaksa menembak kedua kakinya,” kata Faidir, Sabtu (27/6).

Faidir menjelaskan, selain Reza Wijaya, tim gabungan juga menangkap Zulkifli (27) warga Jalan Medan Area Selatan Gang Merak, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Medan Area dan Rahmad Hidayat (31) warga Jalan Menteng II Gang Pembangunan, Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai. Keduanya ikut terlibat aksi kejahatan yang dilakukan Reza Wijaya.

“Pelaku Zulkifli berperan sebagai penadah barang curian. Sementara pelaku Rahmad Hidayat turut serta melakukan pencurian bersama pelaku Reza,” ucap Faidir.

Awalnya, lanjut Faidir, pihaknya mendapat informasi ada kejadian pencurian dengan kekerasan di rumah korban bernama Hasim di Jalan Sabarudin, Kelurahan Sei Rengas Permata, Kecamatan Medan Area, Jumat (26/6) sekitar pukul 05.30 WIB. Personel reskrim yang sedang bertugas menuju lokasi melakukan pengecekan. Akibat aksi pelaku, dua korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Methodist karena mengalami luka bacok di kepala dan kondisinya tidak sadarkan diri.

Atas kejadian itu, Tekab Polsek Medan Area melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi dan rekaman CCTV yang terpasang di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Ciri-ciri dan keberadaan pelaku akhirnya diketahui sedang berada di Jalan Ghandi. Tak mau buang waktu, personel gabungan langsung menuju lokasi dan menangkap Reza Wijaya alias Midun.

Ketika diinterogasi, sambung mantan Kapolsek Pancurbatu itu, pelaku mengaku masuk melalui atap rumah korban. Namun, dia panik saat aksinya dipergoki Lukman. Pelaku lalu membacok kepala Lukman sebanyak dua kali menggunakan pisau yang sudah dibawanya.

“Korban terjatuh ke lantai, melihat itu pelaku lari menuju pintu depan. Korban Hasim yang saat itu berada di dalam mencoba menghalangi, namun nahas kepalanya juga dibacok,” ujar Faidir.

Setelah berhasil kabur, Reza Wijaya alias Midun menjual tiga telepon genggam milik korban seharga Rp 900 ribu kepada pelaku Zulkifli. Akan tetapi, Zulkifli baru memberinya Rp 50 ribu.

“Uang itu digunakan Reza untuk membeli narkoba jenis sabu. Saat ini para pelaku sudah diamankan dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan kedua korban masih dirawat intensif di rumah sakit,” pungkas Faidir. (Afd/Rha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *