Masa Tanggap Darurat Covid-19 Segera Berakhir, Gubsu : Akan Kita Kaji Bakal Diperpanjang Atau Tidak

MEDANHEADLINES.COM – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengungkapkan saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) tengah melakukan kajian terkait kemungkinan perpanjangan masa Tanggap Darurat Covid-19 termasuk dengan masa belajar mandiri dari rumah untuk siswa yang akan berakhir 29 Mei 2020.

“Saat ini sedang dilakukan pengkajian, sehingga kita mengetahui apa yang akan kita lakukan, apakah melanjutkan atau tidak,” Ungkap Gubsu

Menurutnya, Salah satu alternatifnya adalah dengan melanjutkann masa tanggap itu hingga 7 Juni 2020.
Perihal anjuran Pemerintah Pusat tentang program New Normal, Gubernur mengatakan akan mengikutinya setelah melakukan pengkajian terlebih dahulu

“Kita akan ikuti, tapi sebelumnya kita akan pelajari terlebih dahulu apakah itu akan cocok bila diterapkan di Sumut,” tambahnya.

Ditanya tentang mal, plaza dan pusat perbelanjaan sudah ada yang buka di Kota Medan, menurut Gubernur, seharusnya belum boleh buka. “Nanti saya telepon (pemerintah) Kota Medan. Itukan wewenangnya Kota Medan,” sebut Edy Rahmayadi.

Sebelumnya, pada rapat yang dipimpin Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, yang dihadiri Wagub Musa Rajekshah, Sekdaprov R Sabrina dan para pimpinan OPD Pemprov Sumut, Plt Kepala Dinas Pendidikkan Sumut Arsyad Lubis mengatakan penerimaan siswa baru untuk tahun ini akan dilakukan dengan sistem online.

“Untuk jalur siswa prestasi sudah dibuka pendaftaran siswa untuk tahun ajaran baru semalam (Selasa, 26/05). Hingga pagi ini sudah mendaftar 2.055 siswa di 13 kabupaten/kota se-Sumut. Jadi tidak perlu datang ke sekolah. Cukup daftar dari rumah secara online lewat aplikasi PPDB pada android,” ujarnya.

Arsyad juga menjelaskan bahwa pendaftaran siswa baru dilakukan melalui empat jalur. Jalur pertama berdasarkan zonasi dengan kuota 50% dari daya tampung sekolah. Kedua, jalur afirmasi (latar belakang kurang mampu) kuota paling sedikit 15%.

Ketiga, jalur perpindahan tugas orang tua/wali dan/atau anak guru setempat dengan kuota 5%. Dan yang keempat adalah jalur prestasi,” tambahnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *