Animo Masyarakat Ikut Swab Test Cukup Tinggi

Masyarakat memanfaatkan Swab Test gratis dari Bank BNI/ Handout

MEDANHEADLINES.COM – Masyarakat yang memanfaatkan Swab Test gratis dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk selama dua hari di Gelora Bung Karno, Jakarta, mencapai 800-an orang, menunjukkan animo masyarakat cukup tinggi. Program ini sangat membantu masyarakat yang memang menyadari pencegahan penularan Covid-19 harus dilakukan sedini mungkin.

Program Swab Test merupakan bagian dari rangkaian kegiatan komprehensif yang dilakukan BNI sejak awal tahun dalam menekan peredaran Virus Corona di tanah air.

“Untuk peserta tes swab gratis kami seleksi dengan tujuan membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memberikan informasi kepada pihak-pihak terkait untuk pemetaan dan penanggulangan Covid-19 di Indonesia,” kata Direktur Human Capital dan Kepatuhan BNI, Bob T Ananta, Kamis (21/5).

Tahap awal, BNI memberikan bantuan tanggap darurat wabah pandemi Covid-19 dengan BNI Berbagi. Kegiatan ini diharapkan ikut mencegah penyebaran virus, baik di dalam maupun kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong dan Singapura.

BNI menyalurkan bantuan berupa masker, Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga kesehatan, hand sanitizer, sarung tangan, vitamin C dan B, madu, serta ambulans.

Kemudian pada tahap dua, selain memberikan bantuan di atas, BNI juga ikut menyediakan alat rapid test yang didistribusikan ke berbagai daerah. Setelah itu, barulah masuk ke Program BNI Berbagi Swab Test yang disiapkan dapat mencakup 30.000 orang untuk beberapa kota di Indonesia.

Pada program ini, BNI juga menyumbangkan mesin diagnosa Swab Test yaitu Polymerase Chain Reaction (PCR) ke sejumlah pemerintah daerah, ventilator dan ambulans ke sejumlah rumah sakit.

Director of Bussines Development dan Marketing PT Bundamedik (jejaring RS Bunda Group) Yusrahma Nurina mengatakan, sebagian peserta BNI Berbagi Swab Test merupakan tenaga medis di sejumlah klinik atau dokter umum yang membuka praktik, sisanya merupakan warga dari berbagai latar belakang pekerjaan. Untuk mencegah terjadinya penumpukan peserta, pihaknya sengaja meminta peserta datang sesuai jam yang telah ditentukan.

“Misalkan peserta nomor sekian hingga sekian harus datang pukul sekian, sengaja dilakukan untuk mencegah penumpukan,” kata Nurina.

Pelaksanaan Program BNI Berbagi Swab Test didukung tenaga profesional, peralatan canggih sehingga prosesnya sangat cepat. Dari registrasi ulang hingga pengambilan sampel hanya butuh waktu tidak lebih dari lima menit. Hasilnya bisa diketahui sekitar tiga sampai empat hari.

Swab Test merupakan sistem pemeriksaan akurat untuk mengetahui apakah seseorang positif atau negatif Covid-19. Menurutnya, program ini sangat membantu masyarakat dan pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19.

“Covid-19 ini yang perlu dilakukan adalah deteksi dini. Problemnya sekarang akses masyarakat ke deteksi dini sangat terbatas. Di rumah sakit swasta
biayanya cukup mahal, sekitar Rp 1 juta sampai Rp 2 juta,” kata Nurina.

Tina Purbayati Nugrahaningrum, warga Pondokgede, Bekasi, mengapresiasi Program BNI Berbagi Swab Test. Dirinya sengaja ikut program mengingat profesinya sebagai tenaga medis sangat rentan terhadap penularan Covid-19. Harapannya, akan semakin banyak perusahaan baik BUMN maupun swasta melakukan hal yang sama.

“Kalau bayar sendiri, kan cukup mahal, ya… Menurut saya program dari BNI ini sangat baik untuk mencegah penyebaran Virus Corona. Mungkin selanjutnya perusahaan lain bisa juga melaksanakan kegiatan seperti ini,” kata Tina.

Untuk selanjutnya, Swab Test akan dilakukan secara jemput bola ke berbagai pihak yang berisiko terkena penularan Covid-19. (Rha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *