Seminggu Jelang Lebaran, Pertamina Salurkan 18.000 Tabung Elpiji Setiap Hari

Pertamina pastikan ketersediaan elpiji di Provinsi Sumut aman dan mencukupi/ Handout

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pertamina sudah memprediksi akan ada lonjakan konsumsi elpiji selama Ramadhan sampai seminggu menjelang hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah tiba. Untuk memastikan ketersediaan elpiji di Provinsi Sumatera Utara aman dan mencukupi, Pertamina menyalurkan tambahan pasokan elpiji sebanyak 18.000 tabung setiap hari.

Unit Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) 1, M Roby Hervindo menjelaskan, peningkatan konsumsi elpiji subsidi 3 kilogram mencapai 431.000 tabung per hari. Atau sebesar 3,2 persen dibanding konsumsi harian normal sebanyak 413.000 tabung.

Kondisi sebaliknya terjadi pada konsumsi BBM selama Ramadhan 2020, khususnya di tengah pandemi Covid-19 mewabah. Tiga minggu Ramadhan, terjadi penurunan konsumsi BBM jenis gasoline (Premium, Pertalite, dan Pertamax Series), sampai 28 persen atau 3,7 juta liter per hari.

“Konsumsi rerata normal mencapai 5 juta liter per hari,” kata Roby dalam pesan singkatnya, Jumat (22/5).

Penjualan BBM jenis gasoil yaitu Bio Solar dan Dex Series selama Ramdhan 2020, juga turun menjadi 2,3 juta per hari. Atau anjlok 23 persen dibanding rerata konsumsi normal sebesar 3,1 juta liter per hari. Namun, meski penurunan penjualan BBM di Sumut masih terjadi, Roby yakin pihaknya tetap memegang komitmen untuk tetap beroperasi penuh. Stok BBM yang tersedia di fuel terminal mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Sumut sampai 24 hari ke depan.

“Kondisi Covid-19 ini, kami juga meluncurkan berbagai program untuk membantu meringankan dampak ekonomi akibat pandemi,” imbuh Roby.

Setelah meluncurkan berbagai program cashback, Pertamina MOR 1 menggelar program berbagi takjil gratis di 42 SPBU di Sumut selama Ramadhan.

“Kami sudah menyalurkan 21.000 takjil gratis senilai Rp 670 juta kepada konsumen di 42 SPBU sejak 30 April,” ungkapnya.

Selain itu, Pertamina juga memberikan santunan senilai Rp 30 juta kepada 150 anak yatim dan dhuafa di Kota Medan. Bantuan sarana dan prasarana kepada empat panti asuhan senilai Rp 50 juta. Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini merupakan rangkaian Program Khatam Al Quran dan santunan Anak Yatim yang dilakukan Pertamina serentak di beberapa provinsi. (Rha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *