Diplonco di Penjara, Keluarga Ferdian Paleka Mengadu ke Komnas HAM

Tersangka kasus candaan bantuan sosial yang berisikan sampah dan batu kepada transpuan, Ferdian Paleka (ketiga kiri) bersama kedua rekannya dihadirkan saat gelar perkara di Polrestabes Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/5). [ANTARA FOTO/Ahmad Fauzan]

MEDANHEADLINES.COM– Keluarga Ferdian Paleka akan mengadu ke Komisi Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM. Sebab Ferdian Palega dipelonco di penjara.

Ferdian Paleka juga minta penangguhan penahanan karena sudah diplonco di penjara. Penangguhan penahanan itu diajukan oleh pihak keluarga.

Keluarga tidak terima dengan perlakuan perundungan yang dialami oleh youtuber prank sembako sampah Ferdian Paleka. Pihak keluarga merasa kecewa dengan perundungan yang dialami oleh Ferdian dan kawan-kawannya di dalam sel tahanan.

Kuasa Hukum Ferdian Paleka, Rohman Hidayat menjelaskan hal tersebut akan dilakukan usai pengajuan pengguhan.

“Sesegra mungkin kita akan mengajukan perlindungan hukum kepada komnas HAM, kita memohon kepada komnas HAM supaya turun tangan juga, terhadap tindakan seperti ini,” ujar Rohman di Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/5/2020).

“Memang perbuatan anak-anak ini tidak baik, tetapi perbuatan yang terjadi kemarin lebih tidak manusiawi, besok akan kita ajukan bersama orang tua tersangka,” lanjut Rohman.

Rencananya, penangguhan akan diajukan besok, dan permohonan perlindungan ke Komnas HAM akan dilakukan pada Senin ungkap Rohman.

Sementara itu, Ayah Aidil salah satu teman Ferdian, Roni (46) mengungkapkan rasa kecewa terhadap apa yang dialami oleh anak-anaknya. Pihaknya berharap tidak ada lagi perundungan yang terjadi.

“Kami dari pihak keluarga menyampaikan bahwa ada rasa kecewa karena perlakuan anak kami di kamtor polisi maish adanya perlakuan yang kasar itu kami berharap agar hukum seadiln adilnya kepada pelaku yang bebruat kepada anak kami,” kata Roni (red/suara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *