Capai 8-9 %, Indonesia Peringkat Pertama Tingkat Kematian Akibat Corona di Asia

Petugas menurunkan peti jenazah pasien suspect Corona dengan menggunakan tali tambang di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, Kamis (26/3). [Suara.com/Alfian Winanto]

MEDANHEADLINES.COM -Berdasarkan data Universitas Johns Hopkins, Minggu (26/4/2020) Tingkat kematian global akibat virus covid-19, telah mencapai 203.432 orang, dengan lebih dari 2,9 juta kasus terkonfirmasi positif.
Sementara Indonesia tercatat memiliki tingkat kematian tertinggi di Asia, yakni antara 8 persen hingga 9 persen.
Tingginya tingkat kematian akibat virus corona di Indonesia itu diyakini disebabkan beragam faktor, termasuk kesehatan umum yang buruk dan kesenjangan dalam sistem kesehatan.

Berdasarkan data, angka kematian global covid-19 melampaui 200.000 setelah jumlah korban meninggal di Amerika Serikat menembus 50.000 orang.

Sementara, 5 negara juga melaporkan jumlah kematian di atas 20.000 meskipun cara penghitungan kematian sangat bervariasi.

AS, Italia, dan Spanyol menjadi tiga negara dengan kematian tertinggi di dunia. Sedangkan, Departemen Kesehatan Inggris, Sabtu (25/4/2020), melaporkan lebih dari 20.000 orang telah meninggal karena COVID-19.

Secara umum, faktor usia tua dan kondisi medis yang mendahului, berperan signifikan dalam tingginya tingkat kematian.

Dalam kasus Indonesia, faktor-faktor lainnya seperti tingginya angka perokok dan respon awal yang tidak memadai oleh otoritas, juga menjadi alasan kunci tingginya angka kematian.

Ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia, Dr Pandu Riono mengatakan, banyak faktor yang bisa menyebabkan kematian covid-19, mulai dari usia pasien sampai kondisi latar belakang kesehatan seseorang.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2015, Indonesia sendiri tercatat memiliki tingkat perokok laki-laki tertinggi di dunia yaitu sekitar 75 persen.

“Banyak orang Indonesia secara umum kurang bugar dan ini membuat mereka lebih rentan. Kebanyakan orang di Indonesia tidak merawat paru-paru mereka dengan baik karena sebagian besar adalah perokok,” kata Pandu, seperti dilaporkan Channel News Asia (CNA).

Sejak Indonesia melaporkan kasus pertama covid-19 pada pertengahan Maret 2020, tingkat kematian di Indonesia konsisten tinggi antara 8 persen hingga 9 persen.

Angka tersebut, dihitung dengan membagi jumlah kematian dengan jumlah kasus, adalah yang tertinggi di Asia.

Kalau dibandingkan, tingkat kematian karena covid-19 di Filipina sekitar 6,5 persen. Sedangkan tingkat kematian di Singapura sekitar 0,1 persen, dan Malaysia sekitar 1,7 persen. (red/suara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *