Pemkab Tapteng Keluarkan Imbauan Terkait Antisipasi Covid-19

MEDANHEADLINES.COM – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terus melakukan sejumlah upaya untuk memutus  penyebaran virus covid-19 yang saat ini tengah melanda Indonesia

Sebagian dari upaya pencegahan itu sudah ada yang terlaksana. Baik melalui penyeprotan Disinfektan ke rumah-rumah,e maupun pembagian masker kepada masyarakat.

Tidak itu saja, upaya lainnya juga masih terus digalakkan. Misalnya dengan mengeluarkan berbagai peraturan. Harapannya, agar virus COVID-19 tidak sampai ke daerah tersebut.

“Kami sayang kepada masyarakat. Kami tidak mau ada masyarakat Tapteng yang terkena virus COVID-19,” kata Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani saat menggelar konfrensi pers, Jumat (17/4).

Baru-baru ini, Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani juga pernah melakukan aksi. Bersama Forkopimda, Bakhtiar turun langsung membubarkan masyarakat yang masih menimbulkan keramaian.

“Jangan berkumpul-kumpul. Jaga kesehatan,” ujar Bupati.

Bakhtiar juga berharap, melalui surat edaran itu, masyarakat mau mematuhi peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Untuk bersama-sama memutus penyebaran virus COVID-19.

“Imbauan masih terus kita lakukan. Dalam surat edaran itu, masyarakat diperbolehkan keluar rumah hanya batas jam 9 malam, kecuali ada urusan penting,” kata Bakhtiar.

Melalui surat edaran itu, Bakhtiar juga meminta kepada seluruh pengusaha makanan agar bersama-sama untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 di Tapanuli Tengah.

“Kami juga mengimbau kepada pengusaha, baik itu pengusaha warung makanan dan minuman atau toko agar tidak melayani pembeli yang nongkrong ditempat yang menimbulkan kerumunan.

“Kepada masyarakat, kalau beli makanan, yah lebih baik dibawa pulang, jangan makan ditempat,” katanya.

Bakhtiar tidak bisa sendiri untuk mengalakkan peraturan itu. Dengan menggandeng seluruh jajarannya, dia berharap pencegahan penyebaran virus COVID-19 dapat terlaksana dengan baik.

“Kita juga sudah meminta kepada seluruh jajaran, baik itu Camat, Lurah, Kepala Desa agar imbauan itu diteruskan kepada pemilik warung di daerah masing-masing,” jelasnya (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *