Antisipasi Dampak Sosial Virus Corona, Pemko Medan Akan Salurkan 1000 Ton Beras Bulog

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pemko Medan melalui Dinas Sosial Kota Medan akan menyalurkan 1.000 ton beras yang akan dibagikan kepada masyarakat yang terkena dampak sosial penyebaran virus corona
Pembagian beras ini akan dilakukan pada Senin, 6 April 2020., yang akan dibagikan masing-maisng 10 kg/KK ditahap pertama

“Ditahap awal ini sesuai perintah pak wali ada 1.000 ton, itu kan kami hitung, seribu ton lebih, dipreksi untuk 300 ribu kepala/jiwa/orang, diperkirakan 1.080 ton. Kita kan ada cadang beras pemerintah (CPB) di Bulog, itu ada hak kabupaten/kota 100 ton, itu gratis, itu dibiayai pemerintah pusat, jadi yang diadakan melalui APBD lebih kurang 980 ton. Di tahap awal ini 1.080 ton,” jelas Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Endar Lubis, Jumat (3/4/2019)

Dijelaskannya, Untuk pendataan masyarakat sudah mulai dilakukan sejal 3 hari yang lalu

“Saat ini pendataan oleh Kepling, ya. Kalau mau pro aktif silahkan jumpai keplingnya, tapi tanya diri, miskin apa tidak. Jangan karena ada bantuan, semua merasa berkah susah kita nanti. Miskin itu ada 14 kriteria, salah satunya penghasilan dibawah satu juta perbulan, itu masuk miskin, ada beberapa lagi,” tegasnya.

Endar juga menjelaskan, Yang menjadi skala prioritas penyaluran bantuan ini adalah masyarakat yang bekerja disektor Informal, Seperti Driver ojek online (ojol), supir angkot dan tukang bangunan

“Untuk driver taksi online, tergantung, di verifikasi, driver taksi online, katakanlah dia kredit, kalau dia bisa ambil mobil bisa dibilang termasuk kategori mampu. Nanti ada prioritas, seperti pengemudi ojek online sepeda motor, sepi juga dia kan, atau supir angkot, tukang bangunan. Kalau taksi online di rumuskan lagi, kan itu butuh pengkajian, kalau saya maunya semua dikasi, cuma kan tergantung anggaran, pak wali mau begitu juga, kalau anggaran cukup gak masalah,” imbuhnya.

Pemberian bantuan ini, diakui Endar, dilakukan secara selektif dan hati-hati agar tidak timbul persoalan nantinya.

“Biarkan kami bekerja agar margin eror bisa ditekan,” Pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *