Banyak Hoaks, Masyarakat Diminta Ikuti Perkembangan Covid-19 Dari Sumber Resmi

 

MEDANHEADLINES.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Aris Yudhariansyah mengimbau masyarakat untuk mengikuti perkembangan Covid-19 dari sumber yang resmi dan terpercaya.

Hal ini dilakukan mengingat banyaknya banyaknya informasi bohong (hoax) di masyarakat yang malah membuat resah.

“Selalu ikuti perkembangan Covid-19 dari kanal-kanal yang benar agar tidak terbawa berita-berita yang menyesatkan, menggelisahkan dan menimbulkan keresahan kepada masyarakat. Silahkan akses YouTube Humas Sumut, hubungi call center 0821-6490-2482 dan media center 0852-6131-7122 serta call center kabupaten/kota yang telah tersedia,” kata Aris

Aris berharap masyarakat sebaiknya lebih dahulu mencari kebenaran sebuah informasi sebelum menyebarkannya. Karena di saat-saat seperti ini begitu banyak informasi hoax yang diproduksi orang-orang tidak bertanggung jawab.

“Jangan cepat menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Cari dulu kebenaran informasinya melalui sumber-sumber terpercaya. Jangan buru-buru menyebarkan. Itu penting karena begitu banyak informasi salah yang malah membuat situasi semakin sulit,” tegas Aris.

Dalam kesempatan itu, Aris menambahkan berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut bahwa jumlah kasus positif Covid-19 di Sumut menjadi 26 orang atau meningkat 23% dari hari sebelumnya yang hanya 20 orang. Sedangkan untuk PDP ada 70 orang (menurun 8,5%) dan ODP menjadi 2.934 orang (meningkat 0,8%).

“Ada peningkatan untuk kasus positif sebanyak 6 orang sedangkan PDP menurun menjadi 70 orang dan ODP menjadi 2.934 orang. Jadi, masyarakat harus semakin disiplin dalam mengikuti anjuran pemerintah seperti untuk tetap di rumah, tidak berkumpul-kumpul, terapkan physical distancing dan jaga kebersihan secara disiplin dan jaga daya tahan tubuh,” tambahnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *