Bantu Penanganan Virus Corona, Bamsoet Minta Dewan Sisihkan Gajinya

Bambang Soesatyo atau Bamsoet usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Selasa (13/8/2019). (Suara.com/Ummi Saleh)

MEDANHEADLINES.COM – Ketua MPR Bambang Soesatyo berharap anggota legeslatif di Parlemen dapat meniru gerakan masyarakat yang bergotong royong mengumpulkan dana untuk membantu penanganan virus Coroana di Indonesia dengan cara menyisihkan gaji mereka sebagai Dewan.

Menurutnya gerakan pengumpulam dana seperti itu merupakan bukti bahwa sikap gotong royong masih kuat dan terpatri hati di kehidupan masyarakat Indonesia.

“Saya juga mendorong kepada kawan-kawan di Parlemen untuk menyisihkan dana reses guna melakukan kegiatan-kegiatan sosial yang bertujuan melawan dan mencegah corona,” kata Pria yang kerap dipanggil Bamsoet melalui keterangan tertulis, Selasa (24/3/2020).

Untuk menjadi contoh, Bamsoet bahkan menyatakan dirinya bakal mendonasikan tiga bulan gajinya selaku Ketua MPR untuk penanganan Covid-19 di tanah air.

“Saya sendiri akan mendonasikan gaji saya sebagai Ketua MPR RI selama tiga bulan ke depan untuk membantu mengatasi wabah Corona. Mari bersama kita lawan dan cegah bertambahnya korban jiwa akibat virus Covid-19,” kata Bamsoet.

Sebelumnya, Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidowi mengusulkan kepada pimpinan DPR untuk mengambil kebijakan pemotongan gaji anggota DPR bulan April 2020 untuk membantu penanganan penyebaran virus corona atau COVID-19.

“Fraksi PPP DPR mengusulkan kepada pimpinan DPR untuk melakukan kebijakan pemotongan gaji anggota DPR bulan April 2020 yang nanti disumbangkan untuk penanganan COVID-19,” kata Baidowi di Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Dia menyerahkan jumlah besaran gaji anggota DPR yang dipotong kepada pimpinan DPR.

Menurut dia, penyebaran COVID-19 melebihi perkiraan dan semakin memprihatinkan sehingga segenap elemen bangsa harus bersama-sama bergandengan tangan memerangi virus tersebut.

“Fraksi PPP menginstruksikan seluruh kader yang duduk di legislatif mulai dari pusat, provinsi hingga kabupaten/kota untuk membantu dalam penanganan COVID-19 dalam bentuk pembagian masker, pembersih tangan, penyemprotan disinfektan kepada masyarakat maupun melalui takmir masjid, mushalla maupun pondok pesantren,” ujarnya.(red/suara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *