Cegah Penyebaran Covid 19, Pemprov Aceh Liburkan Sekolah Dua Pekan

MEDANHEADLINES.COM, Banda Aceh – Sebagai langkah untuk mencegah penyebaran Covid 19 di Aceh, Dinas Pendidikan Aceh menginstruksikan kepada sekolah-sekolah dalam dua pekan kedepan untuk melaksanakan pembelajaran dari rumah masing-masing

Instruksi tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Aceh Nomor 440/4989 tentang Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar di Rumah tanggal 15 Maret 2020.

“Sesuai dengan Kepres yang sudah dikeluarkan dan surat edaran dari Pak Plt (Gubernur Aceh), maka kita menginstruksikan kepada sekolah-sekolah untuk melaksanakan pembelajaran dari level terbawah sampai tertinggi dirumah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri,Senin, 16 Maret 2020.

Rachmat mengatakan jika pihaknya telah mengeluarkan surat edaran pada Ahad, 15 Maret 2020 kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh, Pengawas Sekolah SMA/SMK/SLB dan Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB se-Aceh. Dalam surat edaran itu, Dinas Pendidikan Aceh menginstruksikan proses belajar mengajar jarak jauh dilaksanakan mulai 16-30 Maret 2020.

Selama melaksanakan pembelajaran jarak jauh, para guru wajib memberikan bahan pengajaran dan tugas mandiri kepada untuk siswa kelas X dan XI sesuai Kompetensi Dasar dengan menggunakan aplikasi rumah belajar yang dapat diakses melalui laman http://belajar.kemdikbud.go.id. Para guru juga diharuskan memantau kegiatan pembelajaran yang dimaksud.

Sementara ditingkatan Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD, TK, SD dan SMP yang berada dibawah naungan Pemerintah Kota/Kabupaten, instruksi yang sama telah disampaikan untuk ditindaklanjuti pada masing-masing daerah.

Meski instruksi pembelajaran mandiri telah dikeluarkan, namun pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer atau UNBK untuk SMK yang dimulai Senin hari ini akan tetap dilaksanakan.

“UNBK untuk SMK tetap berlangsung hari ini. Tentunya dalam pelaksanaannya, kita tetap menekankan prilaku hidup bersih dan sehat,” ungkap Rachmat.

Dirinya juga menyebut selain bagi para peserta didik, Aparatur Sipil Negara diinstansinyan juga telah meminimalisir kegiatan-kegiatan seperti meniadakan apel pagi dan absensi menggunakan finger print. (ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *