Cara Asik Kurangi Sampah Plastik Ala PKPA

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Sampah menjadi masalah global yang juga dialami di Indonesia, salah satu sampah yang paling sering ditemui dan dihasilkan oleh masyarakat saat ini adalah plastik.

Plastik merupakan bahan yang tidak dapat terurai secara alami dan dapat bertahan hingga ratusan tahun. Tidak hanya itu, plastik juga menyisakan partikel-partikel kecil yang biasa disebut microplastik dan dapat menyebabkan polusi lingkungan dan menggangu kesehatan.

Dalam upaya mengurangi bahaya limbah plastik tersebut, PKPA ikut serta melakukan program penanggulangan limbah plastik melalui project #NoPlastik!

Project #NoPlastik! dimulai sejak juli2019 dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya limbah plastik dan mengajak anak-anak untuk ikut serta dalam promosi pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

Melalui #NoPlastik! PKPA juga mengajak anak anak untuk kreatif mendaur ulang sampah plastik sehingga dapat pula menjad ialternatif upaya mengurangi sampah plastik yang ada disekita rmasyarakat.

Mulai 5 februari 2020, PKPA melakukan roadshow ke lima sekolah di kota Medan, diantaranya SMP Eraibang, SMK Budi Isani, SMP dan SMA GKPI, SMK Dharma Baktidan SMP Talitakum.

Roadshow ini bertujuan untuk menningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya limbah plastik melalui permainan ular tangga. Tidak hanya itu, pada kegiatanini PKPA juga mengajak siswa untuk melakukan proses daur ulang botol plastik menjadi pot mini untuk tanaman herbal.

“PKPA menggunakan permainan dan simulasi karena kami ingin proses pembelajaran tentang lingkungan dapat dinikmati oleh anak-anak dan mereka tidak bosan selama proses diskusi.

Tidak hanya menyampaikan bahaya yang akan timbul karena limbah plastik, selama bermain anak-anak juga akan diajak untuk ikut mengurangi limbah plastik melalui proses 3R.” Papar Ayu selaku Project Kordinator #NoPlastik! yang dilaksanakan oleh PKPA.

Sosialisasi terakhir dilaksanakan di SMP Talitakum dengan total 68 siswa dan 8 guru yang ikut terlibat secara aktif dalam proses daur ulang sampah (28/02/2020). Para siswa dan siswi bermain ular tangga dengan semangat, mereka mengaku menjadi lebih paham dan mengetahui banyak cara baru untuk mendaur ulang limbah plastik, mereka dapat juga mengaku lebih memahami arti penting dalam mengelola sampah plastik untuk dapat menciptakan lingkungan lebih sehat, aman, dan nyaman.

“Senang sekali dan permainnya juga bermanfaat memberi pengetahuan untuk menjaga lingkungan di masyarakat. Kegiatannya sebenarnya membuat kami banyak belajar namun tidak merasa sepertibelajar.Kegiatannya juga tidak membosankan.”UjarRia, salah satu pelajar SMP Talitakum. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *